Sabtu, 21 Maret 2015

Apa Itu Power Supply?



Pengertian Power Supply

Power Supply Unit, atau biasa disingkat PSU, adalah  sebuah perangkat atau sistem yang memasok listrik atau energi ke output yang dihubungkan pada beban atau kelompok beban.
Power Supply Unit berfungsi untuk mengubah tegangan listrik (AC 220/230/240 V, 110/120 V) agar bisa digunakan oleh computer (DC 3,3 V, 5 V, 12 V). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.

Jenis-jenis Power Supply

  1. Catu daya baterai/battery power supply
  2. Catu daya tak teregulasi/unregulated power supply
  3. Catu daya tergulasi secara linear/linear regulated power supply
  4. Variabel catu daya/Switch mode power supply
  5. Catu daya terprogram/programable power supply
  6. Uninterruptible Power Supply
  7. Catu daya tegangan tinggi/High voltage power supply
  8. Pengali tegangan/Voltage multipliers
Penerapan Power Supply untuk Komputer

Sebuah Catu Daya komputer modern dirancang untuk mengkonversi listrik AC 110-240 V menjadi tegangan output DC (baik polaritas positif atau negatif) dengan rentang + 12V,-12V, 5 V , 5 vbs dan 3,3 V. Generasi pertama dari catu daya komputer adalah perangkat catu daya linier.
Tegangan keluaran catu daya komputer juga telah sangat beragam, oleh karena itu komputer dipasok daya dari catu daya mode SMPS, meskipun model sekarang sudah merupakan gabungan mode yang sama. Akibatnya pasokan daya komputer yang paling modern sebenarnya terdiri dari beberapa perlengkapan mode yang berbeda diaktifkan, masing-masing memproduksi hanya satu komponen tegangan dan masing-masing dapat berbeda output berdasarkan kebutuhan daya komponen, dan semuanya dihubungkan bersama untuk menutup jika terjadi kesalahan.

Prinsip Kerja Power Supply

Hampir semua perangkat elektronika sekarang ini membutuhkan supply arus searah/DC (direct current) yang stabil dan dengan konsumsi yang lama. Beberapa perangkat elektronika yang membutuhkan supply arus DC : televisi, komputer, radio, tape cassete, camcoder dll. Meskipun kelihatannya perangkat elektronika tersebut  dicolokkan pada sumber arus/tegangan PLN sebagai sumber tegangan dan arus AC (alternating current), tetapi sebenarnya didalam rangkaian perangkat elekronika tersebut sudah include rangkaian penyearah dari tegangan AC menjadi tegangan DC.
Sebenarnya sudah ada catu tegangan/arus DC yang stabil, contoh : baterai, accu, dll, tetapi sangat disayangkan catu tegangan tersebut tidak bertahan lama, semakin lama sumber arus/tegangan dalam baterai atau accu tersebut akan menurun sebanding dengan jumlah dan lama penggunaan. Untuk itu perlu adanya sebiuah catu daya yang berupa sebuah rangkaian elektronika yang dapat mensuplai kebutuhan tegangan dan arus secara continue dan tahan lama.

Komponen inti pada power supply PC terdiri dari:
      Transformator step down
      Dioda
      Kapasitor
      Thermistor NTC (Negative Temperature Coeficient)
Rangkaian power supply PC sebenarnya terdiri dari beberapa blok yaitu : transient filter (memotong arus berlebih), penyearah (mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC) serta  PFC (Power Factor Correction)


MENGENAI K3 PADA LINGKUNGAN KERJA



Pengertian K3

Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 adalah suatu sistem program yang dibuat bagi pekerja maupun pengusaha sebagai upaya pencegahan (preventif) timbulnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja dalam lingkungan kerja dengan cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja serta tindakan antisipatif bila terjadi hal demikian.
Penyakit Akibat Hubungan Kerja (1)
  1. Pnemokoniosis yang disebabkan debu mineral pembentuk jaringan parut (silikosis, antrakosilikosis, asbestosis) dan silikotuberkulosis yang silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian.
  2. Penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu logam keras.
  3. Penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu kapas, vlas, henep dan sisal (bissinosis).
  4. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sensitisasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan.
  5. Alveolitis allergika yang disebabkan oleh faktor dari luar sebagai akibat penghirupan debu organik.
  6. Penyakit yang disebabkan oleh berilium atau persenyawaannya yang beracun.
  7. Penyakit yang disebabkan kadmium atau persenyawaannya yang beracun.
  8. Penyakit yang disebabkan fosfor atau persenyawaannya yang beracun.
  9. Penyakit yang disebabkan oleh krom atau persenyawaannya yang beracun.
  10. Penyakit yang disebabkan oleh mangan atau persenyawaannya yang beracun.
  11. Penyakit yang disebabkan oleh arsen atau persenyawaannya yang beracun.
  12. Penyakit yang disebabkan oleh raksa atau persenyawaannya yang beracun.
  13. Penyakit yang disebabkan oleh timbal atau persenyawaannya yang beracun.
  14. Penyakit yang disebabkan oleh fluor atau persenyawaannya yang beracun.
  15. Penyakit yang disebabkan oleh karbon disulfida.
  16. Penyakit yang disebabkan oleh derivat halogen dari persenyawaan hidrokarbon alifatik atu aromatik yang beracun.
  17. Penyakit yang disebabkan oleh benzena atau homolognya yang beracun.
  18. Penyakit yang disebabkan oleh derivat nitro dan amina dari benzena atau homolognya yang beracun.
  19. Penyakit yang disebabkan oleh nitrogliserin atau ester asam nitrat lainnya.
  20. Penyakit yang disebabkan oleh alkohol, glikol atau keton.
  21. Penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab asfiksia atau keracunan seperti karbon monoksida, hidrogensianida, hidrogen sulfida, atau derivatnya yang beracun, amoniak seng, braso dan nikel.
  22. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.
  23. Penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik (kelainan-kelainan otot, urat, tulang persendian, pembuluh darah tepi atau syaraf tepi).
  24. Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang bertekanan lebih.
  25. Penyakit yang disebabkan oleh radiasi elektro magnetik dan radiasi yang mengion.
  26. Penyakit kulit (dermatoses) yang disebabkan oleh penyebab fisik, kimiawi atau biologik.
  27. Kanker kulit epitelioma primer yang disebabkan oleh ter, pic, bitumen, minyak mineral, antrasena atau persenyawaan, produk atau residu dari zat tersebut.
  28. Kanker paru atau mesotelioma yang disebabkan oleh asbes.
  29. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memiliki risiko kontaminasi khusus.
  30. Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau panas radiasi atau kelembaban udara tinggi.
  31. Penyakit yang disebabkan bahan kimia lainnya termasuk bahan obat.
Tujuan Dibuatnya Sistem K3

-  mencegah dan mengurangi kecelakaan;
-  mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran;
-  mencegah dan mengurangi bahaya peledakan;
-  memberi kesempatan atau jalan menyelematkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian-kejadian lain yang berbahaya;
-  memberikan pertolongan pada kecelakaan;
-  memberi alat-alat perlindungan diri pada para pekerja;
-  mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar-luaskan suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara dan getaran;
-  mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja, baik fisik maupun psikhis, peracunan, infeksi dan penularan;
-  memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai;
-  menyelenggarakan suhu dan lembab udara yang baik;
-  menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup;
-  memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban;
-  memperoleh keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerjanya;
-  mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman atau batang;
-  mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan;
-  mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar-muat, perlakuan dan penyimpanan barang;
-  mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya;
menyesuaikan dan menyempurnakan pengamanan pada pekerjaan yang berbahaya kecelakaannya menjadi bertambah tinggi.



DNS Server



Pengertian DNS SERVER
             
Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

Fungsi DNS Server

         A. Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.
         B. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server)digunakan oleh seluruh dunia.

Kelebihan DNS Server

         DNS mudah untuk di implementasikan di protocol TCP/IP
         DNS server mudah untuk di konfigurasikan(Bagi admin)
         User tidak lagi di repotkan untuk mengingat IP address

Kekurangan DNS Server

         DNS tidak mudah untuk di implementasikan
         Tidak konsisten
         Tidak bisa membuat banyak nama domain.

Jumat, 09 Januari 2015

Meneliti Masalah-masalah Sosial

Saya akan mempersentasikan penelitian saya ini tentang masalah penggusuran di bantaran kalimalang di jalan KH Noer ali. Penggusuran tersebut di karenakan lahan sepanjang kurang lebih 3 kilometer yg dimiliki PTJ akan di gusur untuk pelebaran jalan yg berada di samping kalimalang.
Beberapa pemilik bangunan dan lapak merasa pemerintah kota bekasi tidak adil dikarenakan tidak ada nya uang penggatian kerugian. ada beberapa warga yg memiliki bangunan toko memilih membongkar sendiri.

Saya sempat menanyakan ke pada warga sekitar, "kenapa warga protes?", saya menanykan kepada pak Irman (40), ia mengatakan, "saya selalu membayar pungutan setiap tahun kepada perusahaan Jasa Tirta (PJT), tetapi cuma sebanyak 5 sampai 10 lapak dan bangunan yg sudah mendapatkan uang ganti rugi," kata pak Irman.

Dari hasil penelitian, hal tersebut menunjukan bahwa penggusuran bukanlah solusi untuk penataan kota, keindahan ataupun ketertiban. Masyarakat miskin yang tidak memiliki sumber daya untuk membeli atau menyewa rumah layak akan selalu melakukan berbagai cara untuk memiliki tempat tinggal, tidak peduli seberapa tidak layakkah rumah tersebut.

Akan tetapi, penggusuran adalah hal yang mutlak untuk menanggulangi penduduk liar. Hal ini karenakan mereka sama sekali tidak membayar tanah. Dan lagi, mereka harus dipulangkan ke daerah asalnya, seperti
transmigrasi.

Sesudah saya meneliti tentang penggusuran, saya melihat seorang pemulung, bagi saya kehadiran pemulung memberikan “warna” tersendiri bagi perekonomian di Indonesia. Di satu sisi, kehadirannya dianggap telah menggangu keindahan, kenyamanan, dan ketertiban kota. Namun di sisi lain, pemulung turut membantu pihak Dinas Kebersihan setempat dalam mengurangi gunungan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) ataupun tempat pembuangan akhir (TPA).
Pekerjaan memulung merupakan salah satu alternatif pekerjaan terakhir bagi masyarakat yang ingin berusaha tetapi memiliki berbagai keterbatasan seperti pendidikan, keterampilan, dan modal. Tapi Setelah dipikir-pikir, dengan adanya pemulung itu sampah-sampah kita berkurang dengan cepat karena mereka juga berlomba dan anehnya mereka memiliki "ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif)" bagaikan sebuah negara dan bahkan saat ada yang melanggar ZEE tersebut akan terjadi adu mulut yang sengit.

Jadi jika kita bukan bagian dari solusi, maka kita adalah bagian dari masalah.

Sekian penelitiannya, kurang lebih nya mohon maaf.