Minggu, 05 November 2017

IT Forensik

Bab 1 Pendahuluan

A.  Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan secara luas dan mendalam. Banyak institusi ataupun perusahaan yang menggantungkan proses bisnisnya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bagi mereka, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi menjadi hal yang penting dan harus ada dalam proses pengembangan institusi/perusahaan. Sehingga dengan ketergantungan ini tanpa disadari akan meningkatkan resiko institusi/perusahaan tersebut akan kejahatan ataupun penyelewengan di dunia teknologi informasi. 
Seiring berjalannya waktu, lahirlah UU ITE pada tanggal 21 April 2008 yang bertujuan untuk mengatur transfer informasi elektronik agar berjalan sesuai dengan etika bertransaksi informasi elektronik. Sehingga dengan adanya UU ITE ini diharapkan tidak ada orang perorang ataupun pihak lain yang merasa dirugikan karena transaksi informasi elektronik tersebut. 
Hadirnya UU ITE ternyata dirasa kurang memberikan kontribusi yang besar dalam proses penegakan kasus hukum di Indonesia karena UU ini terkesan hanya mengatur perpindahan informasi elektronik secara umum. Padahal terdapat juga hal-hal yang bersifat detail dalam persoalan kasus hukum dan penegakannya di Indonesia yang belum diatur dalam UU. Hal-hal yang bersifat mendetil inilah yang kemudian dijadikan acuan dalam keamanan teknologi informasi dan lebih jauh lagi dalam hal Forensik IT. Hingga pada akhirnya terbentuklah sistem hukum yang kuat, kompeten, transparan dan memberikan keadilan bagi masyarakat.
B.   Rumusan Masalah
1.      Apakah IT forensics ?
2.      Apakah real time audit ?
3.      Apakah IT audit trail ?
C.  Tujuan Penelitian
Tujuan dari IT forensik adalah untuk menjelaskan keadaan artefak digital terkini. Artefak Digital dapat mencakup sistem komputer, media penyimpanan (seperti hard disk atau CD-ROM), dokumen elektronik (misalnya pesan email atau gambar JPEG) atau bahkan paket-paket yang secara berurutan bergerak melalui jaringan. Bidang IT forensik juga memiliki cabang-cabang di dalamnya seperti firewall forensik, forensik jaringan, database forensik, dan forensik perangkat mobile.

Bab 2 Teori

A.  Pengertian IT Forensik
IT Forensik atau bisa juga disebut Digital Forensik. Ilmu Pengetahuan ini masih sangat baru di Indonesia sehingga seorang ahli atau profesional dalam bidang Digital Forensik masih sangat sedikit. Oleh sebab itu kita sebagai orang awam masih belum mengetahui betul, apa sebenarnya IT Forensik atau Digital Forensik ini. Untuk mengetahuinya mari kita pelajari bersama.
Digital forensik itu turunan dari disiplin ilmu teknologi informasi (information technology/IT) di ilmu komputer, terutama dari ilmu IT security yang membahas tentang temuan bukti digital setelah suatu peristiwa terjadi. Kata forensik itu sendiri secara umum artinya membawa ke pengadilan. Digital forensik atau kadang disebut komputer forensik yaitu ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Kegiatan forensik komputer sendiri adalah suatu proses mengidentifikasi, memelihara, menganalisa, dan mempergunakan bukti digital menurut hukum yang berlaku.

B.   Pengertian Real Time Audit
Real Time Audit atau RTA adalah suatu system untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, dimana pun mereka berada. Real Time Audit mendukung semua langkah dari satu proyek dari konsep, mempersiapkan satu usulan penuh, melakukan analisa putusan untuk mengidentifikasi jual system final sehingga ketika untuk memilih proyek terbaik manajemen hak suara kemudian dukungan pembuatan keputusan pada penerimaan atau merosot untuk membuat investasi perlu.
Dalam pengembangan proyek Real Time Audit berfungsi sebagai analisis karena untuk memastikan bahwa kualitas benar, dan berkualitas. Real Time Audit mempunyai kegunaan pengadaan tersesialisasi yaitu dengan memperbolehkan seorang manajer meniliti tawaran bersaing untuk menyediakan baik jasa maupun komponen proyek. Real Time Audit menyediakan teknik ideal untuk memungkinkan mereka yang bertanggung jawab untuk dana, seperti bantuan donor, investor dan sponsor kegiatan untuk dapat terlihat dari manajer kegiatan didanai sehingga untuk memantau kemajuan.
Real Time Audit sangat efektif untuk membangun procedure menjadi perjanjian pembiayaan meliputi proyek atau kegiatan yang bersangkutan. Real Time Audit menyediakan komponen utama yang diperlukan untuk efektif, kegiatan pengelolaan yang efisien dan pengawasan. Real Time Audit benar-benar transparan dan menyediakan operasi proyek manajer dan donor/sponsor akses langsung informasi apapun yang mereka butuhkan secara online dan cepat. Manfaat Real Time Audit yaitu produktivitas akses informasi ditingkatkan dan sebagai hasilnya jadi jika produktivitas tugas manajemen proyek.

C.  Pengertian IT Audit Trail
Audit Trail merupakan salah satu fitur dalam suatu program yang mencatat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam suatu tabel log. secara rinci. Audit Trail secara default akan mencatat waktu , user, data yang diakses dan berbagai jenis kegiatan. Jenis kegiatan bisa berupa menambah, merungubah dan menghapus. Audit Trail apabila diurutkan berdasarkan waktu bisa membentuk suatu kronologis manipulasi data.Dasar ide membuat fitur Audit Trail adalah menyimpan histori tentang suatu data (dibuat, diubah atau dihapus) dan oleh siapa serta bisa menampilkannya secara kronologis. Dengan adanya Audit Trail ini, semua kegiatan dalam program yang bersangkutan diharapkan bisa dicatat dengan baik. Cara Kerja Audit Trail Audit Trail yang disimpan dalam suatu tabel.

Bab 3 Studi Kasus

Contoh Studi Kasus 
MEMBONGKAR KORUPSI DAN FRAUD
Coba copy satu file microsoft word anda dari satu folder ke folder yang lain. Kemudian klik kanan dan bandingkan ‘properties’ di masing-masing file.
Kalau kita sekedar ‘copy’ dan ‘paste’, di masing-masing file itu akan terdapat perbedaan dalam informasi file ‘created’, ‘modified’, dan ‘accessed’ (lihat bagian yang ditandai kotak warna merah). Itu berarti file tidak dianggap ‘otentik’ lagi karena sudah ada perubahan/perbedaan dari kondisi awal.
Di situlah letak keistimewaan IT forensik, dengan hardware atau software khusus, data yang diambil untuk dianalisa akan benar-benar otentik atau persis sama sesuai dengan aslinya. Lebih istimewa lagi, software IT forensik juga dapat memeriksa data atau file bahkan yang sudah terhapus sekalipun (biasanya pelaku korupsi atau fraud berupaya menghilangkan jejak kejahatannya dengan menghapus file-file tertentu).
Beberapa vendor yang menyediakan teknologi IT forensik misalnya Paraben, Guidance (EnCase), GetData (Mount Image), dll.

Bab 4 Analisis

Mengingat semakin banyak kasus-kasus yang terindikasi sebagai cybercrime, maka selain aspek hukum maka secara teknis juga perlu disiapkan berbagai upaya preventif terhadap penangulangan kasus cybercrime. Komputer forensik, sebagai sebuah bidang ilmu baru kiranya dapat dijadikan sebagai dukungan dari aspek ilmiah dan teknis dalam penanganan kasus-kasus cybercrime.
Kedepan profesi sebagai investigator komputer forensik adalah sebuah profesi baru yang sangat dibutuhkan untuk mendukung implementasi hukum pada penanganan cybercrime. Berbagai produk hukum yang disiapkan untuk mengantisipasi aktivitas kejahatan berbantuan komputer tidak akan dapat berjalan kecuali didukung pula dengan komponen hukum yang lain. Dalam hal ini computer forensik memiliki peran yang sangat penting sebagai bagian dari upaya penyiapan bukti-bukti digital di persidangan.

Referensi
https://swordmedal.wordpress.com/2015/04/15/pengertian-audit-trail-dan-real-time-audit/
http://rikobudiharto.blogspot.co.id/2015/11/it-forensik.html
https://salamunhasan.wordpress.com/2013/05/07/real-time-audit/
https://irfanwineers.wordpress.com/2012/03/03/mengenal-apakah-itu-it-forensik/
https://ba9uez.wordpress.com/it-forensik/

Jumat, 06 Oktober 2017

Etika Dan Profesi

Bab 1 Pendahuluan
A.  Latar Belakang
Etika (tatakrama) merupakan kebiasaan yang benar dalam pergaulan. Kunci utama penerapan etika adalah memperlihatkan sikap penuh sopan santun, rasa hormat terhadap keberadaan orang lain dan mematuhi tatakrama yang berlaku pada lingkungan dimana kita berada. Sebagai makhluk sosial, tidak dapat dipungkiri manusia tidak bisa terlepas dari manusia yang lain. Artinya kita membutuhkan orang lain dalam kita. Disinilah, manusia tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Dalam melakukan hubungan sosial di masyarakat diperlukan etika sebagai pedoman hidup dan kebiasaan yang baik untuk dianut dan diajarkan kepada generasi ke generasi. Terbukti bahwa masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang berbudaya dan memiliki etika luhur dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Maka dari itu, pemahaman akan etika dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat sangat penting untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
B.   Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian etika ?
2.      Apakah pengertian profesi ?
3.      Apakah ciri khas profesi ?
C.  Tujuan Penelitian
Untuk dapat memahami, mengerti, dan menjelaskan profesi, tata laku, dan etika berprofesi di bidang teknologi informasi.

Bab 2 Teori
A.  Pengertian Etika
Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethikos”, yang artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika ialah suatu sesuatu yang di mana dan bagaimana suatu cabang utama filsafat yang mempelajari suatu nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai suatu standar dan penilaian moral. Jadi etika ialah suatu kebiasaan tata cara dalam berprilaku didalam lingkungan masyarakat.
B.   Pengertian Profesi
Yang dimaksud dengan profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan pelatihan maupun penguasaan terhadap ilmu pengetahuan tertentu. Atau profesi juga sering di artikan sebagai pekerjaan yang memerlukan pelatihan dan keahlian khusus. Umumnya setiap profesi memiliki asosiasi, memiliki kode etik, memiliki sertifikasi, dan memiliki lisensi khusus untuk bidang profesi tertentu.
Orang yang memiliki profesi dalam bidang tertentu biasanya sering di sebut dengan profesional. Profesional juga sering sekali di artikan sebagai keahlian teknis yang dimiliki oleh seseorang. Misalnya desainer yang memiliki keahlian yang berkualitas dalam merancang sesuatu. 
C.  Ciri Khas Profesi
Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
1.    Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
2.    Suatu teknik intelektual.
3.    Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
4.    Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
5.    Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
6.    Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
7.    Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengankualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
8.    Pengakuan sebagai profesi.
9.    Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
10.     Hubungan yang erat dengan profesi lain.

Bab 3 Studi Kasus
Contoh Studi Kasus Pada Masyarakat
Kasus TM On pada perusahaan A. Dimana untuk mendapatkan layanan gratis menelepon kesasama operator selama 5.400 detik (90 menit), pulsa pelanggan akan dikurangi Rp 3.000 setelah mendaftar melalui SMS TM ON yang dikirim ke nomor operator. Namun pelanggan sering kecewa karena layanan selalu gagal dan hanya dijawab dengan pernyataan maaf dengan alasan penyebabnya adalah karena sistem di operator seluler tersebut sedang sibuk dan disuruh mencoba lagi, namun pulsa tetap dikurangi, dan apabila terus dicoba tetap juga gagal. Permasalahan tersebut dianggap sebagai manipulasi karena terjadi misleading atau perbedaan antara realisasi dengan janji, yang dapat mengakibatkan kerugian kepada pelanggan dan keuntungan yang diperoleh oleh operator tersebut didapatkan dari praktek manipulasi iklan tersebut. Walaupun hanya mengurangi Rp 3.000 per sms, namun jika kejadian tersebut dialami satu juta pelanggan saja dari sekian puluh juta pelanggan A, maka terdapat dana Rp. -+3 miliar.

Bab 4 Analisis
Dari studi kasus tersebut kita tahu bagaimana sebuah sikap yang diberikannya adalah kesalahan terhadap konten atau iklan dari perusahaan tersebut. Dan banyak konten atau iklan yang dibuat oleh perusahaan tersebut terdapat crash atau tidak sesuai ekspetasi, seperti internet kurang stabil tetapi tidak sesuai iklan yang ditampilkan, munculnya sms hadiah yang mengatas namakan perusahaan tersebut dan masih banyak lagi kasus-kasus tersebut dari berbagai provider.

Referensi
http://www.academia.edu/5690888/MAKALAH_Etika
http://widyazaryani.blogspot.co.id/2012/11/contoh-kasus-etika-yang-ada-di.html
http://www.academia.edu/5162175/CIRI_KHAS_PROFESI
http://www.pengertianku.net/2017/07/pengertian-profesi-dan-contohnya.html
http://www.ngelmu.id/pengertian-etika-jenis-fungsi-dan-manfaat-etika/

Senin, 29 Mei 2017

Salah Satu Aspek Usability Pada Object Aplikasi Mobile Republika

Usability pada dasarnya berguna atau dapat digunakan. Jadi, Usability dalam kaitan dengan IMK merupakan suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna, sehingga semua kemampuan sistem dapat dapat bermanfaat secara maksimal. Usabilitymemiliki lima komponen yaitu :
1.      Learnability : Seberapa mudah bagi pengguna memahami saat pertama kali melihat.
2.      Efficiency : Seberapa cepat dapat menyelesaikan perintah (input).
3.      Memorability : Saat pengguna menggunakan lagi seberapa ingat (terbisa) terhadap penggunaanya.
4.      Errors : Berapa banyak kesalahan yang diperbuat saat menggunakannya.
5.      Satisfaction : Seberapa nyaman pengguna dengan antarmuka tersebut.

Sedangkan tujuan dari usability pada dasarnya efektif, efisien, aman pada penggunaannya, mudah untuk dipelajari/dipahami, diingat,  serta memiliki utilitas yang baik.

Usability Pada Mobile Republika
Didalam aplikasi mobile situs pendidikan REPUBLIKA, tampilan menu pada aplikasinya sedikit tidak menarik pengguna aplikasi, melainkan tampilan berita-beritanya membuat pengguna aplikasi dibuat nyaman karena sedikit atau tidak ada sama sekali iklan muncul pada aplikasi tersebut sehingga pengguna dapat lebih tertarik membaca beritanya. Dibanding yang pada tahun 2012 pada website tampilan yang tidak rapih dan teratur membuat pengguna maupun pengunjung merasa kurang berminat dengan situs ini.
Pada menu terdapat kanal yang sepertinya lengkap pada berita yang tersedia. Informasi tentang perkembangan dunia pendidikan setiap saat ini masih dibilang cukup. Walaupun Informasi tentang pendidikan kurang terasah. Dan Informasi yang update kebanyakan informasi tentang dunia politik, olahraga, seni budaya dan lain-lain.
Pemilihan grafis, layout, warna, bentuk maupun typografi sudah membuat pengguna tidak mengkerutkan dahi. Ditambah Ada tampilan jadwal sholat 5 waktu. Ada yang menarik pada kanal menu yaitu, berita tentang gaya hidup atau musik yang sepertinya pengguna akan membaca berita santai seperti itu. Ada pula berita dengan menggunakan bahasa inggris, karena diketahui tidak hanya kita (orang indonesia) yang membaca berita tersebut, ada pula orang luar negeri atau turis yang sedang berlibur ke indonesia dan ingin tahu ada berita apa di indonesia.
Ketika kita membuka salah satu berita ada icon komentar untuk memudahkan kita langsung komentar tentang berita tersebut, kebanyakan aplikasi kolom komentarnya terdapat dibawah sesudah berita, itu menyebabkan pengguna harus meng-scroll layar untuk langsung berkomentar.
Mungkin spertinya setiap tahun akan ada perubahan grafis, layout, warna, bentuk maupun typografi, agar pengguna bisa nyaman dengan tampilan yang monoton atau itu-itu saja. Dan mungkin nantinya akan ditambahkan kanal masak atau makanan yang bisa diakses ibu rumah tangga sekalipun. Bagaimana menurut anda? 

Kamis, 30 Maret 2017

Mobile Aplikasi Detik.com dan Republika

           Aplikasi adalah program yang digunakan orang untuk melakukan  sesuatu pada sistem komputer. Mobile dapat diartikan sebagai perpindahan yang mudah dari satu tempat ke tempat yang lain, misalnya telepon mobile berarti bahwa terminal telepon yang dapat berpindah dengan mudah dari satu tempat ke tempat lain tanpa terjadi pemutusan atau terputusnya komunikasi.
seperti yang kita ketahui bahwa Detik.com dan  Republikamerupakan suatu sumber informasi.
Usability
Usability pada dasarnya berguna atau dapat digunakan. Jadi, Usability dalam kaitan dengan IMK merupakan suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna, sehingga semua kemampuan sistem dapat dapat bermanfaat secara maksimal. Usability memiliki lima komponen yaitu :
1.      Learnability : Seberapa mudah bagi pengguna memahami saat pertama kali melihat.
2.      Efficiency : Seberapa cepat dapat menyelesaikan perintah (input).
3.      Memorability : Saat pengguna menggunakan lagi seberapa ingat (terbisa) terhadap penggunaanya.
4.      Errors : Berapa banyak kesalahan yang diperbuat saat menggunakannya.
5.      Satisfaction : Seberapa nyaman pengguna dengan antarmuka tersebut.
Sedangkan tujuan dari usability pada dasarnya efektif, efisien, aman pada penggunaannya, mudah untuk dipelajari/dipahami, diingat,  serta memiliki utilitas yang baik
Analisi tugas
Analisis terhadap website www.detik.com yang menjadi bahan tugas kami

   1.  www.detik.com adalah pelopor web berita tentang Indonesia yang pertama dibuat, web ini juga memiliki beberapa keunggulana seperti memiliki banyak iklan - iklan yang terdapat pada halaman utama yang memungkinkan orang-orang dapat melihatnya dengan leluasa.
Selain memiliki iklan yang banyak detik.com juga memiliki kelebihan dengan kemampuan update berita yang cukup cepat daripada web berita yang lainnya. Detik.com juga memiliki siaran berita atau tv online, tips-tips yang berguna, beberapa macam pilihan berita, menghadirkan info info yang akan berguna mungkinnya bagi user yang membacanya.

   2.  detik.com seperti yang kita tau bahwa ia memiliki iklan yang lumayan banyak pada website dia,sehingga mungkin kadang terlalu berlebihan bagi user yang belum terbiasa dengan website itu, karena dengan banyak nya iklan yang terpasang user mungkin akan dapat terganggu atau bahkan sedikit sulit dalam mencari informasi atau memilih informasi mana yang ingin dibaca oleh user yang mengunjungi detik.com


   3.  detik.com memiliki kesempatan dalam menarik pelanggan ataupun invenstor agar mereka dapat juga ikut memasang iklan, karena mereka pasti sebelumnya sudah berpikir sebelum memasang iklan,apakan detik.com sering dikunjungi atau tidak. Dengan banyak nya iklan yang dipasang pada detik.com, keuntungan yang diperolehpun akan semakin besar dan akan terus bertambah tiap tahun nya.


   4.  Pada saat ini mulai bermunculan website-website yang akan menjadi saingan bagi detik.com, seperti vivanews.com dan sebagainya hal ini mungkin dapat mengurangi pendapatan detik.com pertahunnya, karena udah tersedia media media lain selain detik.com yang dapat dipilih oleh user sesuai dengan keinginan dan selera mereka yang sesuai dengan apa yang disediakan dari tiap-tiap media.

5. Repulika.  Di aplikasi mobile  republika. kontennya sudah mengikuti aturan penulisan website, yaitu adanya gambar dan video, tulisan beritanya pun tidak panjang. Tapi, tidak semua berita di lengkapi dengan konten video. Website ini ditampilkan secara digital, karena website ini tidak ada bentuk fisiknya. Website ini juga interaktif karena menawarkan kolom komentar pada setiap berita, dan pengguna dapat masuk menjadi anggota dari website tersebut. Di website ini tidak ada fungsi virtual dan simulasi. Fungsi networked terdapat di website ini, karena setiap komputer yang dipunya masyarakat Indonesia dapat membuka situs ini dengan bantuan internet. Fungsi hypertextual hanya berada di halaman depan kedua situs ini yang dibuat untuk mempermudah pengguna membuka berita.



  (menurut kami ) Dari segi tampilan menu awal detik.com lebih mendominasi dengan lengkapnya  topik informasi dari pada Republika.


  
Namun ketika sudah masuk ke dalam topik berita yang kami pilih detik.com lebih sering menampilkan iklan dari pada Republika sehingga  mengganggu kenyamanan si pembaca nya.


PENANGANAN KESALAHAN DAN HELP DOKUMENTASI
Tinjauan:
• User mempunyai perbedaan kebutuhan
• User support seharusnya:
– Tersedia tetapi tidak mencolok
– Akurat dan kuat
– Konsisten dan fleksibel
• Jenis-jenis user support:
– Command Based Methods
– Context-Sensitive Help
– Tutorial Help
– On-line Documentation
– Intelligent Help
• Merancang user support harus memperhatikan:
– Presentasi
– Implementasi

Tipe-tipe Kesalahan (Errors):
• Kesalahan Persepsi
• Kesalahan Kognitif
• Kesalahan Motor (Gerak)

Tipe-tipe Slip:
• Kesalahan Capture
• Kesalahan Deskripsi
• Kesalahan Data Driven
• Pengaktifan Asosiatif
• Hilangnya Pengaktifan
• Kesalahan Mode

Panduan Pencegahan Kesalahan
– Menghapus mode-mode atau menyediakan petunjuk yang terlihat
untuk mode-mode tersebut.
– Gunakan teknik koding yang baik (warna, gaya).
– Memaksimalkan pengenalan, mengurangi hafalan.
– Merancang urutan gerak atau perintah yang tidak sama.
– Mengurangi kebutuhan untuk mengetik.
– Uji dan memantau kesalahan-kesalahan dan memperbaikinya.
– Memungkinkan pertimbangan ulang aksi-aksi yang dilakukan oleh
user, misalnya memindahkan file dari recycle bin.

Panduan Recovery Kesalahan
– Menyediakan tipe-tipe tanggapan yang sesuai.
– Query: bertanya pada user apa yang sudah dilakukan, kemudian
melegalkan tindakan yang salah.
– Menyediakan fungsi “undo” dan pembatalan dari proses yang sedang
berjalan.
– Meminta konfirmasi untuk perintah yang drastis dan bersifat merusak.
– Menyediakan pengecekan yang beralasan pada masukan data.
– Mengembalikan kursor ke area kesalahan, memungkinkan untuk
melakukan perbaikan.
– Menyediakan beberapa kecerdasan buatan.
– Menyediakan akses cepat kepada bantuan untuk konteks-sensitif.

JENIS-JENIS DARI DOKUMENTASI/HELP
– Tidak pernah suatu penggantian untuk desain tidak baik, tetapi
penting.
-Sistem sederhana, user memanggil dan menggunakannya, lalu memberikan nama.
– Hampir sebagian sistem dengan banyak fitur membutuhkan
help/bantuan.
Jenis-jenis Bantuan:
– Tutorial
– Review/Referensi yang cepat
– Manual Referensi (Penjelasan lengkap)
– Bantuan untuk context-sensitive (spesifikasi tugas)

Ada sebagian pendapat menyatakan bahwa sistem yang interaktif dijalankan tanpa membutuhkan bantuan atau training. Hal ini mungkin ideal, akan tetapi jauh dari kenyataan. Pendekatan yang lebih membantu adalah dengan mengasumsikan bahwa user akan membutuhkan bantuan pada suatu waktu dan merancang bantuan (help) ke dalam sistem.
Empat Jenis Bantuan Yang Dibutuhkan User:
• Quick Reference
• Task-Spesifik Help
• Full Explanation
• Tutorial

Kebutuhan Dari User Support:
• Availability
• Accuracy dan Compieteness
• Consistency
• Robustness
• Flexibility
• Unobtrusiveness

Knolwledge Representation: User Modelling
• Quantification
• Stereotypes
• Overlay Models

Knowledge Representation: Domain dan Task Modelling
Pendekatan yang umum dari masalah ini adalah untuk mewakili tugas user dari urutan perintah yang tersedia untuk mengeksekusinya. Sebagaimana pada tugas user, command digunakan untuk membandingkan urutan tugas yang telah disimpan dan mencocokkan dengan urutan tepat. Jika urutan command user tidak cocok, maka dibutuhkan bantuan. Pendekatan ini digunakan pada sistem PRIAM.
Knowledge Representation: Modelling Advisory Strategy
Sistem ini kadang disebut dengan intelligent help yang membuat modelling advisory atau strategi tutorial. Pada sistem ini tidak hanya membolehkan memilih nasehat yang cocok untuk user, tetapi juga menggunakan metode yang cocok.

Teknik Untuk Knowledge Representation
Terdapat empat grup utama dari teknik yang digunakan dalam knowledge representation untuk intelligent help system:
1. Rule Based Techniques
2. Frame Based Techniques
3. Network Based Techniques
4. Examples Based Techniques

Masalah dengan Knowledge Representation dan Modelling
Pengetahuan mewakili suatu issue pusat dalam intelligent help system, tetapi tidak tanpa masalah itu sendiri, pengetahuan kadang sulit didapatkan, terutama jika ada domain expert tidak tersedia. Masalah lain adalah menginterpretasikan informasi yang cocok.
Masalah lain:
– Inisiatif
– Effect
– Scope

Merancang User Support System
Terdapat banyak cara untuk merancangnya dan semua itu diserahkan pada perancang untuk memilih cara yang terbaik akan tetapi hal yang perlu diperhatikan adalah:
– Perancangan seharusnya tidak seperti “add-on” pada sistem. Secara ideal seharusnya merupakan bagian integral dalam sistem.
– Perancangan harus memperhatikan isi dari bantuan dan konteks sebelum teknologi tersedia.
Masalah Presentasi
– How is help request?
– How is help displayed?
– Effective presentation of help

Masalah Implementasi
– Para perancang harus membuat keputusan untuk implementasi berupa secara fisik maupun pilihan yang tersedia untuk user. Keputusan ini sudah termasuk dalam pernyataan command operating system, apakah berbentuk meta-command atau aplikasi. Hambatan fisik berupa screen space, kapasitas memori dan kecepatan.
– Masalah lain adalah bagaimana struktur data bantuan: apakah berbentuk single file, hierarchy file atau database.
                                                                                       

Minggu, 26 Maret 2017

Interaksi Manusia Dan Komputer


Interkasi yang berarti komunikasi dua arah atau lebih yang saling mempengaruhi satu sama lain, dan imk(interkasi manusia dan komputer) adalah komunikasi dua atau lebih antara manusia dan komputer yang saling mendukung untuk mencapai tujuan tertentu. Ada juga imk yang berarti ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia.

            Tujuan dari interaksi manusia dan komputer sendiri untuk membuat operasional komputer menjadi lebih mudah, lebih nyaman dan lebih ramah (user friendly). Keamanannya bisa semakin meningkatnya teknologi informasi, maka faktor keamanan sangat penting untuk ditambahkan ke dalam sistem. Efektifitas dan efisensi sistem sangat mempengaruhi produktifitas kerja dari penggunannya.

            Ruang lingkup IMK meliputi 3 komponen, yaitu Manusia, Komputer, Dan Interkasi. Yang pertama Manusia, Manusia sebagai pengguna komputer yang memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan kebutuhan serta kemampuannya didalam menggunakan komputer itu.Yang kedua Komputer, Komputer adalah suatu perlatan elektronik yang didalamnya meliputi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Yang ketiga Interaksi, manusia serta komputer berinteraksi lewat masukkan serta keluaran melalui antarmuka (interface).

            Ada juga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari contohnya seperti, Penggunaan Automatic Teller Machine (ATM). Pada ATM yang biasa kita jumpai di banyak tempat bisa kita sebut sebagai Interaksi Manusia dan Komputer. Pada ATM kita dapat melihat sebuah sistem interface atau antarmuka, kita bisa melihat menu-menu pada layar ATM, seperti melakukan transfer, cek saldo, dan sebagai berikut.

            Yang kedua Penggunaan Komputer, Kenapa? Tanpa kita sadari, kita telah berinterkasi dengan sebuah layar monitor, dan dalam bentuk menekan tombol berupa angka dan hurf yang ada pada komputer dan menyentuh/menggeser melalui touch pad yang kemudia hasil inputan ini akan tertampil pada layar monitor.

Sumber :




Rabu, 02 November 2016

Manajemen Proyek Konsep Dan Implementasi

Siklus Hidup Proyek
Proyek,  seperti  halnya produk, akan  mengikuti tahap -tahap tertentu  dalam  perkembangannya.  Dalam  setiap tahap akan  ada  karekteristik tertentu dalam  hal  besarnya usaha(biaya  yang dikeluarkan),  tingkat ketidakpastian,  potensi konflik yang ada, potensi risiko yang ada, dan sebagainya.
Dalam hal perkembangan produk, hampir semua orang setuju akan tahap-tahap yang dilalui. Perkembangan produk biasanya diawali dengan riset dan pengembangan (R &D),  dilanjutkan dengan pembuatan desain, pengenalan ke pasar, pertumbuhan, matang, penurunan sampai produk tersebut mencapai tahap mati dan tidak diproduksi lagi.
Setiap proyek biasanya akan  melewati  tahap-tahap  yang mempunyai pola tertentu. Pola itu yang dinamakan  siklus hidup proyek. Tahap-tahap itu dianalogikan dengan apa yang terjadi dalam siklus perkembangan produk. Secara garis besar tahap-tahap proyek bisa dibagi menjadi:
1. Tahap Konsepsi
2. Tahap Perencanaan
3. Tahap Eksekusi
4. Tahap Operasi
Proposal  Proyek
Kontraktor perlu mengeluarkan sejumlah biaya dan waktu untuk menyiapkan proposal. Maka penyiapan proposal perlu ditangani oleh manajemen puncak. Pembuatan proposal adalah pekerjaan penting yang harus dilakukan sebelum suatu proyek didapatkan. Secara ringkas proposal proyek harus mengandung beberapa pokok isi sebagai berikut:
1. Surat pengantar
2. Ringkasan Eksekutif (Executive  Summary)
3.  Bagian Teknis
4. Manfaat/Keuntungan yang Akan Diperoleh
5. Jadwal
6. Bagian Keuangan
7. Bagian Legal
8. Kualifikasi Manajemen
  
Organisasi Proyek
Selama  struktur  organisasi  yang  ada  mampu  menangani pekerjaan-pekerjaan yang ada maka struktur lama tidak  perlu berubah. Jika  tugas  mulai  berkembang,  kondisi  lingkungan berubah,  teknologi berubah,  tingkat kompetisi  berubah  dan  struktur  yang  ada mulai kewalahan menghadapinya, maka perlu dilakukan perubahan struktur organisasi. Secara umum terdapat  beberapa dasar penyusunan struktur organisasi, yakni:
Berdasarkan produk
Berdasarkan lokasi
Berdasarkan proses
Berdasarkan pelanggan, dan Berdasarkan Fungsi
Beberapa  perusahaan  besar  memakai  metode  campuran  untuk berbagai  tingkatan  organisasi  yang  berbeda.  Pada  tingkat  puncak didasarkan  pada  lokasi,  kemudian  di  tiap  cabang  didasarkan  pada produk  dan  seterusnya. Ketika  suatu  proyek  dimulai, ada  dua  persoalan muncul.  Yang  pertama,  keputusan  harus  dibuat  tentang  bagaimana organisasi proyek melekat pada  organisasi induk.  Kedua, berhubungan dengan bagaimana proyek harus di organisasikan.

Tim Proyek
Pengertian  tim  proyek  adalah  semua  personil  yang tergabung  dalam organisasi  pengelola proyek.  Ada personil  fungsional dari  organisasi induk,  ada  juga  personil  yang  menjadi  inti  dari tim.  Tim inti  hanya  bertanggung jawab  ke  manajer  proyek,  sedangkan  personil fungsional  melapor kepada kedua atasan ,  yakni  manajer  fungsional  dan manajer proyek . Tim  inti  sering  disebut  juga  dengan  project  office.  Project office  menunjukkan  dua  pengertian:  tempat  fisik di mana  tim  proyek berkumpul  dan  seluruh  staf  pendukung  manajer  proyek . Pekerjaan  pendahuluan  proyek  biasa  dilakukan di  kantor  pusat.  Sedangkan  anggota  tim  yang  lain  bertempat  di  lokasi proyek dengan  dipimpin  oleh seorang  manajer  lapangan .  Tugas  utama tim  dalam  kelompok ini  adalah  melaksanakan  pekerjaan  konstruksi/pembangunan dan  pekerjaan-pekerjaan  lain  yang  berhubungan dengan pekerjaan konstruksi ini.
Peran Manajer Proyek
Dalam  proyek  peran  Manajer  Proyek  sangat  penting  dan  menjadi sentral,  di  mana tanpa  adanya  MP  maka tidak  akan  ada  mana jemen proyek .  Peran  yang  dimiliki  seorang  MP  adalah  sebagai  integrator, komunikator,  pembuat  keputusan,  motivator,  enterpreneur  dan  agen perubah.
Manajer  proyek  berperan  untuk  mengintegrasikan  beberapa kegiatan  yang  berbeda  untuk  mencapai  tujuan  tertentu .  Sebagai orang utama  dalam  manajemen  proyek,  ia  mengintegrasikan  apa  saja  dan siapa  saja  untuk  mencapai  performansi  yang  ditargetkan .  Manajer proyek  juga  seorang  komunikator.  Dengan  ini  berarti ia menjadi  tempat terakhir  menujunya  laporan-laporan,  memo,  permintaan  dan  keluhan . la  mengambil input  dari banyak sumber,  mengolah dan menyampaikan informasi ke beberapa pihak .  la  harus menyaring ,  mengolah meringkas dan  menyampaikan informasi  untuk  memastikan  bahwa semua  orang yang  punya  peran  dalam  proyek  mengetahui  informasi  mengenai kebijaksanaan,  tujuan anggaran, jadwal kebutuhan dan perubahan yang ada dalam proyek sesuai dengan peran yang  dipunyai.
·        Tanggung jawab Manajer Proyek
Tanggung jawab  utama  seorang  MP  adalah  menyerahkan  hasil akhir  proyek  dalam kriteria waktu,  biaya  dan performansi yang  telah ditetapkan,  termasuk  profit  yang  ditargetkan.  Tanggungjawab  yang lain  sangat  bergantung  pada  ukuran  proyek,  kemampuan  MP,  asal proyek,  dan  tugas-tugas  yang  didelegasikan  oleh  pihak  manajemen yang diatasnya.
·        Secara garis besar tanggungjawab manajer proyek adalah:
1.  Merencanakan  kegiatan-kegiatan  dalam  proyek,  tugas-tugas  dan hasil  akhir,  termasuk  pemecahan  pekerjaan,  pen jadwalan  dana penganggaran.
2.  Mengorganisasikan, memilih dan  menempatkan  orang-orang  dalam tim proyek. Mengorganisasikan dan mengalokasikan sumberdaya.
3.  Memonitor status proyek.
4.  Mengidentif ikasi masalah-masalah teknis.
5.  Titik temu  dari para kunstituen:  subkontraktor, user, konsultan, top management.
6.  Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam  proyek.
7.  Merekomendasikan  penghentian  proyek  atu  pengerahan  kembali sumber daya  bila tu juan tidak tercapai.

·        Memilih Manajer Proyek
Setidaknya  dapat  dikelompokkan  menjadi  empat  kategori kualifikasi  yang harus dipunyai untuk  menjadi seorang  Manajer  Proyek yang berhasil. Keempat kategori itu adalah:
1.  Karakteristik Personal
2.  Keterampilan Perilaku
3.  Keterampilan Bisnis
4.  Kemampuan teknis

Rabu, 05 Oktober 2016

PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI ONLINE BISNIS


1.     Pendahuluan

Pada zaman perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, informasi sangat amat dibutuhkan oleh banyaknya perusahaan dalam mendukung peningkatan kinerja. Perusahaan sering membuat suatu proyek untuk mengembangkan usaha sehingga membutuhkan sistem informasi dalam mencapi tujuan dan sasaran. Informasi dapat disediakan melalui komputer dengan bantuan perangkat lunak.

Perangkat lunak digunakan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi ke perusahaan. Dengan demikian perusahaan harus melakukan perkembangan dan membuat perangkat lunak yang dapat mendukung kegiatan operasional agar kegiatan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Salah satu cara agar perkembangan perangkat lunak dapat berjalan dengan baik dan lancar, yaitu menggunakan teknik manajemen proyek sistem informasi.

Dalam membuat suatu proyek sistem informasi, peneliti menganggap bahwa awal keberhasilan suatu proyek haru dimulai dengan perencanaan dan penyusunan tahap yang benar serta tahap yang sistematis. Proyek merupakan suatu aktivitas yang baru sehingga tingkat ketidakpastian dan risikonya juga sangat tinggi. Karena tingginya ketidakpastian tersebut, akan lebih sulit untuk memperkirakan tingkat sumber tenaga dan mempersulit perkiraan waktu yang dikehendaki untuk menyelesaikan suatu proyek.

Pelaksanaan proyek diharapkan dapat dilakukan dengan baik dan terarah maka selama masa pengembangan perlu dilakukan monitoring dan pengendalian untuk mengetahui apakah proyek tersebut sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang diinginkan. Jika terdapat penyimpangan diharapkan segera dideteksi dan dapat segera diambil langkah perbaikan  (antisipasi). Hal itu karena jika ridak maka akan mengahambat pelaksanaan proyek dan menyebabkan waktu dan biaya yang tidak sesuai dengan estimasi yang diharapkan. Dengan pengawasan yang baik, dapat dilakukan tindakan pencegahan (preventive) terhadap kecenderungan penyimpangan yang mungkin dapat dan akan terjadi. Pelaksanaan proyek juga harus terukur dengan baik berdasarkan waktu tempuh pelaksanaan tugas, realisasi anggaran dan pencapaian sasaran tugas. Hal itulah yang menentukan pencapaian sasaran proyek secara keseluruhan.

Manajemen proyek yang baik turut menentukan keberhasilan perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengakhiri proyek. Manajemen proyek yang baik juga harus dapat mengenal apakah suatu proyek dapat memberikan keuntungan atau tidak. Keuntungan tidak hanya diukur dari jumlah uang yang diterima melainkan tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan sistem tersebut.



2.     Metode Penelitian
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, peneliti akan menggunakan beberapa metode yang lebih terarah dan mendukun serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Metode tersebut meliputi metode pengumpulan data metode analisis data.
Ada beberapa cara yang digunakan pada metode pengumpulan, yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan merupakan suatu penelitian dengan cara mempelajari buku sebagai pedoman dalam perancangan, literatur yang berhubungan dengan sistem monitoring rencana kerja dan anggaran, serta catatan yang diperoleh selama perancangan sistem.
Studi lapangan yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk memperoleh informasi di luar studi kepustakaan, antara lain observasi langsung adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan cara mengamati secara langsung objek yang sedang diteliti, dalam hal ini dilakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan operasional perusahaan; Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data dengan cara tanya-jawab secara langsung dengan objek yang akan diteliti.
Dalam metode analisa data dapat dilakukan dengan mengolah data yang ada dengan cara sebagai berikut: Membuat Work Breakdown Stucture (WBS) sebagai langkah yang akan dilaksanakan dalam proyek Online Bisnis; Menggunakan diagram jarinan kerja dalam bentuk CPM untuk mengestimasi waktu yang digunakan dalam proyek; Menggunakan Microsoft Project untuk merancang penjadwalan proyek mengenai waktu, tahapan kegiatan dan predecessors.
3.     Pembahasan
Tujuan bisnis pembuatan proyek Online Bisnis adalah menyediakan suatu fasilitas bagi pengguna untuk melakukan transaksi bisnis, seperti transaksi jual, transaksi beli, pembatalan, monitoring status order jual beli secara realtime, pengecekan portofolio, menampilkan pengembangan history transaksi, dan monitoring transaksi secara  realtime. Dengan melakukan pengembangan pada sistem tersebut sangat diharapkan dapat menguranginya kesalahan yang akan terjadi pada saat pengguna melakukan transaksi.

Dalam pengembangan proyek Online Bisnis yang akan dilaksanakan, perusahaan harus menentukan posisi Project Leader yang umumnya ditempati oleh manajer departemen IT perusahaan. Pra-perencanaan dan pengumpulan data proyek yang diperlukan, dilakukan mulai dari perusahaan beralih kepemimpinan. Setelah pra-perencanaan dan pengumpulan data proyek telah selesai, dilakukan perencanaan oleh Project Leader kemudian langsung membentuk tim proyek yang dibagi menjadi empat bagian, yaitu bagian server side, client side, database/network dan analysis/design. Setelah pembagian tim proyek, Project Leader langsung melakukan pembagian tugas kepada masing-masing bagian dalam tim proyek.

Kebutuhan layanan yang dibutuhkan dalam Online Bisnis adalah sebagai berikut: dapat mempermudah dalam memantau atau memonitor transaksi secara realtime; Dapat mempermudah dalam melakukan eksekusi jual maupun beli, perubahan, pembatalan, dan pemantauan status order jual beli secara realtime.

Ada beberapa faktor kunci kesuksesan dalam pengembangan proyek Online Bisnis terdiri dari, Pertama, Misi Proyek. Tujuan bisnis pembuatan proyek Online Bisnis adalah menyediakan suatu fasilitas bagi nasabah untuk eksekusi jual, eksekusi beli, perubahan transaksi, pembatalan dan monitoring status order jual beli secara realtime, pengecekan portofolio, menampilkan history transaksi, dan monitoring transaksi secara realtime. Kedua, Dukungan dari Manajemen Atas. Pelaksanaan pada proyek Online Bisnis terdapat dukungan dari Manajemen Atas berupa penyediaan sumber daya yang diperlukan.

Ketiga, Perencanaan dan Penjadwalan. Proyek Online Bisnis  memiliki perencanaan dan jadwal secara keseluruhan, jadwal pengerjaan proyek yang dibuat menggunakan Gannt Chart, WBS (Work Breakdown Stucture) dan CPM(Critical Path Method). Keempat, Personel dan Kemampuan Teknis. Pada pelaksanaan proyek dilakukan pemilihan personel, negosiasi, merekrut, serta pembinaan tim kerja yang efektif yang memilik kemampuan teknis dan menguasai teknologi yg dikerjakan. Kelima, Pemantauan, Pengendalian dan Feedback. Pada proses ini dilakukan pemantauan, pengendalian dan feedback guna mengetahui sejauh mana hasil pelaksanaan dibandingkan dengan perencanaan, terutama anggaran. Dengan demikian, dapat diadakan koreksi sesuai keperluan.

Dalam Proyek Online, aktivitas dibagi menjadi beberapa kegiatan utama dan sebagian kegiatan utama tersebut memiliki kegiatan pendukung. Pertama, Planning. Pada tahap ini perusahaan melakukan perencanaan dan pengumpulan data yang diperlukan untuk proyek. Kedua, Initiation. Pada tahap ini perusahaan menyediakan dan menyaiapkan seluruh hardware untuk mendukung pembuatan proyek Online. Ketiga, Desain. Pada tahap ini dilakukan perancangan dan desain terhadap fitur yang diinginkan oleh perusahaan.

Keempat, Coding. Pada tahap ini dilakukan pembuatan coding pada desain yang sudah ada. Kelima, Testing. Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap fitur yang telah dibuat, apakah telah berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan yang direncanakan. Selain itu, dilakukan pelatihan kepada bagian Client dan bagian Server. Dari pembahasan tersebut, dapat diperkirakan beberapa risiko yang mungkin terjadi dalam pembuatan dan pelaksanaan proyek, diantaranya sebagai berikut. Pertama, mundurnya waktu pengerjaan proyek. Proyek dapat semakin panjang pengerjaan nya apabila coding sering terjadi error.

Kedua, membengkaknya biaya proyek. Hal ini terjadi jika adanya anggota mengundurkan diri atau penambahan selama proyek sedang berlangsung. Ketiga, keterlambatan penerimaan hardware. Terjadi jika Supplier terlambat mengirimkan hardware atau hardware yang dipesan di semua supplier memilikinya. Keempat, terjadinya keterlambatan pemasangan communication line dari pihak vendor.

Dari identifikasi risiko yang telah diuraikan, solusi yang dapat disarankan adalah selalu melakukan pengetesan terhadap setiap modul coding yang telah diselesaikan; Project Leader memberikan pengarahan mengenai proses bisnis yang ada; Membuat perjanjian kontrak kerja dengan tim kerja proyek; Memaparkan semua kendala yang ada selama pengerjaan proyek dan mencari solusi bersama; Melakukan perjanjian dengan pihak supplier mengenai tanggal pengiriman hardware; Mencari alternatif dari supplier lain yang memiliki hardware yang diperlukan; Meminta konfirmasi kepada vendor mengenai jadwal pemanasan communication line.

4.      Penutup

Berdasarkan pengerjaan proyek sistem informasi Online Bisnis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal, antara lain dalam pelaksanaan proyek Online Bisnis terdapat enam tahapan yang terdiri dari Planning, Initiation, Design, Coding, Testing, Implementation; Komposisi dari tim proyek Online Bisnis terdiri dari Project Leader, Server Side, Client Side, Database/Network, Analysis/Design; Pengendalian terhadap proyek Online Bisnis harus dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keberhasilan berkembangnya proyek.

5.     Daftar Pustaka

Anthony, Robert N. And Vijay Govindarajan. 2007. Management Control System. International Edition, Edisi-12. New York: McGraw – Hill.

Nicholas, John. M. 2001. Project Management for Business and Technology. New Jersey: Prentice Hall.

Pressman, Roger S. 2003. Software Engineering: A Practitioners Approach. New York: McGraw – Hill.

Santoso, Budo. 2003. Manajemen Proyek. Jakarta: Guna Widya.

Soeharto, Iman. 2001. Manajemen Proyek dari Konseptual Sampai Operasional. Jilid 2. Edisi ke-2. Jakarta: Erlangga.