Jumat, 06 Oktober 2017

Etika Dan Profesi

Bab 1 Pendahuluan
A.  Latar Belakang
Etika (tatakrama) merupakan kebiasaan yang benar dalam pergaulan. Kunci utama penerapan etika adalah memperlihatkan sikap penuh sopan santun, rasa hormat terhadap keberadaan orang lain dan mematuhi tatakrama yang berlaku pada lingkungan dimana kita berada. Sebagai makhluk sosial, tidak dapat dipungkiri manusia tidak bisa terlepas dari manusia yang lain. Artinya kita membutuhkan orang lain dalam kita. Disinilah, manusia tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Dalam melakukan hubungan sosial di masyarakat diperlukan etika sebagai pedoman hidup dan kebiasaan yang baik untuk dianut dan diajarkan kepada generasi ke generasi. Terbukti bahwa masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang berbudaya dan memiliki etika luhur dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Maka dari itu, pemahaman akan etika dalam kehidupan bertetangga dan bermasyarakat sangat penting untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
B.   Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian etika ?
2.      Apakah pengertian profesi ?
3.      Apakah ciri khas profesi ?
C.  Tujuan Penelitian
Untuk dapat memahami, mengerti, dan menjelaskan profesi, tata laku, dan etika berprofesi di bidang teknologi informasi.

Bab 2 Teori
A.  Pengertian Etika
Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethikos”, yang artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika ialah suatu sesuatu yang di mana dan bagaimana suatu cabang utama filsafat yang mempelajari suatu nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai suatu standar dan penilaian moral. Jadi etika ialah suatu kebiasaan tata cara dalam berprilaku didalam lingkungan masyarakat.
B.   Pengertian Profesi
Yang dimaksud dengan profesi adalah suatu pekerjaan yang memerlukan pelatihan maupun penguasaan terhadap ilmu pengetahuan tertentu. Atau profesi juga sering di artikan sebagai pekerjaan yang memerlukan pelatihan dan keahlian khusus. Umumnya setiap profesi memiliki asosiasi, memiliki kode etik, memiliki sertifikasi, dan memiliki lisensi khusus untuk bidang profesi tertentu.
Orang yang memiliki profesi dalam bidang tertentu biasanya sering di sebut dengan profesional. Profesional juga sering sekali di artikan sebagai keahlian teknis yang dimiliki oleh seseorang. Misalnya desainer yang memiliki keahlian yang berkualitas dalam merancang sesuatu. 
C.  Ciri Khas Profesi
Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
1.    Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
2.    Suatu teknik intelektual.
3.    Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
4.    Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
5.    Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
6.    Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
7.    Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengankualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
8.    Pengakuan sebagai profesi.
9.    Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
10.     Hubungan yang erat dengan profesi lain.

Bab 3 Studi Kasus
Contoh Studi Kasus Pada Masyarakat
Kasus TM On pada perusahaan A. Dimana untuk mendapatkan layanan gratis menelepon kesasama operator selama 5.400 detik (90 menit), pulsa pelanggan akan dikurangi Rp 3.000 setelah mendaftar melalui SMS TM ON yang dikirim ke nomor operator. Namun pelanggan sering kecewa karena layanan selalu gagal dan hanya dijawab dengan pernyataan maaf dengan alasan penyebabnya adalah karena sistem di operator seluler tersebut sedang sibuk dan disuruh mencoba lagi, namun pulsa tetap dikurangi, dan apabila terus dicoba tetap juga gagal. Permasalahan tersebut dianggap sebagai manipulasi karena terjadi misleading atau perbedaan antara realisasi dengan janji, yang dapat mengakibatkan kerugian kepada pelanggan dan keuntungan yang diperoleh oleh operator tersebut didapatkan dari praktek manipulasi iklan tersebut. Walaupun hanya mengurangi Rp 3.000 per sms, namun jika kejadian tersebut dialami satu juta pelanggan saja dari sekian puluh juta pelanggan A, maka terdapat dana Rp. -+3 miliar.

Bab 4 Analisis
Dari studi kasus tersebut kita tahu bagaimana sebuah sikap yang diberikannya adalah kesalahan terhadap konten atau iklan dari perusahaan tersebut. Dan banyak konten atau iklan yang dibuat oleh perusahaan tersebut terdapat crash atau tidak sesuai ekspetasi, seperti internet kurang stabil tetapi tidak sesuai iklan yang ditampilkan, munculnya sms hadiah yang mengatas namakan perusahaan tersebut dan masih banyak lagi kasus-kasus tersebut dari berbagai provider.

Referensi
http://www.academia.edu/5690888/MAKALAH_Etika
http://widyazaryani.blogspot.co.id/2012/11/contoh-kasus-etika-yang-ada-di.html
http://www.academia.edu/5162175/CIRI_KHAS_PROFESI
http://www.pengertianku.net/2017/07/pengertian-profesi-dan-contohnya.html
http://www.ngelmu.id/pengertian-etika-jenis-fungsi-dan-manfaat-etika/

Senin, 29 Mei 2017

Salah Satu Aspek Usability Pada Object Aplikasi Mobile Republika

Usability pada dasarnya berguna atau dapat digunakan. Jadi, Usability dalam kaitan dengan IMK merupakan suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna, sehingga semua kemampuan sistem dapat dapat bermanfaat secara maksimal. Usabilitymemiliki lima komponen yaitu :
1.      Learnability : Seberapa mudah bagi pengguna memahami saat pertama kali melihat.
2.      Efficiency : Seberapa cepat dapat menyelesaikan perintah (input).
3.      Memorability : Saat pengguna menggunakan lagi seberapa ingat (terbisa) terhadap penggunaanya.
4.      Errors : Berapa banyak kesalahan yang diperbuat saat menggunakannya.
5.      Satisfaction : Seberapa nyaman pengguna dengan antarmuka tersebut.

Sedangkan tujuan dari usability pada dasarnya efektif, efisien, aman pada penggunaannya, mudah untuk dipelajari/dipahami, diingat,  serta memiliki utilitas yang baik.

Usability Pada Mobile Republika
Didalam aplikasi mobile situs pendidikan REPUBLIKA, tampilan menu pada aplikasinya sedikit tidak menarik pengguna aplikasi, melainkan tampilan berita-beritanya membuat pengguna aplikasi dibuat nyaman karena sedikit atau tidak ada sama sekali iklan muncul pada aplikasi tersebut sehingga pengguna dapat lebih tertarik membaca beritanya. Dibanding yang pada tahun 2012 pada website tampilan yang tidak rapih dan teratur membuat pengguna maupun pengunjung merasa kurang berminat dengan situs ini.
Pada menu terdapat kanal yang sepertinya lengkap pada berita yang tersedia. Informasi tentang perkembangan dunia pendidikan setiap saat ini masih dibilang cukup. Walaupun Informasi tentang pendidikan kurang terasah. Dan Informasi yang update kebanyakan informasi tentang dunia politik, olahraga, seni budaya dan lain-lain.
Pemilihan grafis, layout, warna, bentuk maupun typografi sudah membuat pengguna tidak mengkerutkan dahi. Ditambah Ada tampilan jadwal sholat 5 waktu. Ada yang menarik pada kanal menu yaitu, berita tentang gaya hidup atau musik yang sepertinya pengguna akan membaca berita santai seperti itu. Ada pula berita dengan menggunakan bahasa inggris, karena diketahui tidak hanya kita (orang indonesia) yang membaca berita tersebut, ada pula orang luar negeri atau turis yang sedang berlibur ke indonesia dan ingin tahu ada berita apa di indonesia.
Ketika kita membuka salah satu berita ada icon komentar untuk memudahkan kita langsung komentar tentang berita tersebut, kebanyakan aplikasi kolom komentarnya terdapat dibawah sesudah berita, itu menyebabkan pengguna harus meng-scroll layar untuk langsung berkomentar.
Mungkin spertinya setiap tahun akan ada perubahan grafis, layout, warna, bentuk maupun typografi, agar pengguna bisa nyaman dengan tampilan yang monoton atau itu-itu saja. Dan mungkin nantinya akan ditambahkan kanal masak atau makanan yang bisa diakses ibu rumah tangga sekalipun. Bagaimana menurut anda? 

Kamis, 30 Maret 2017

Mobile Aplikasi Detik.com dan Republika

           Aplikasi adalah program yang digunakan orang untuk melakukan  sesuatu pada sistem komputer. Mobile dapat diartikan sebagai perpindahan yang mudah dari satu tempat ke tempat yang lain, misalnya telepon mobile berarti bahwa terminal telepon yang dapat berpindah dengan mudah dari satu tempat ke tempat lain tanpa terjadi pemutusan atau terputusnya komunikasi.
seperti yang kita ketahui bahwa Detik.com dan  Republikamerupakan suatu sumber informasi.
Usability
Usability pada dasarnya berguna atau dapat digunakan. Jadi, Usability dalam kaitan dengan IMK merupakan suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna, sehingga semua kemampuan sistem dapat dapat bermanfaat secara maksimal. Usability memiliki lima komponen yaitu :
1.      Learnability : Seberapa mudah bagi pengguna memahami saat pertama kali melihat.
2.      Efficiency : Seberapa cepat dapat menyelesaikan perintah (input).
3.      Memorability : Saat pengguna menggunakan lagi seberapa ingat (terbisa) terhadap penggunaanya.
4.      Errors : Berapa banyak kesalahan yang diperbuat saat menggunakannya.
5.      Satisfaction : Seberapa nyaman pengguna dengan antarmuka tersebut.
Sedangkan tujuan dari usability pada dasarnya efektif, efisien, aman pada penggunaannya, mudah untuk dipelajari/dipahami, diingat,  serta memiliki utilitas yang baik
Analisi tugas
Analisis terhadap website www.detik.com yang menjadi bahan tugas kami

   1.  www.detik.com adalah pelopor web berita tentang Indonesia yang pertama dibuat, web ini juga memiliki beberapa keunggulana seperti memiliki banyak iklan - iklan yang terdapat pada halaman utama yang memungkinkan orang-orang dapat melihatnya dengan leluasa.
Selain memiliki iklan yang banyak detik.com juga memiliki kelebihan dengan kemampuan update berita yang cukup cepat daripada web berita yang lainnya. Detik.com juga memiliki siaran berita atau tv online, tips-tips yang berguna, beberapa macam pilihan berita, menghadirkan info info yang akan berguna mungkinnya bagi user yang membacanya.

   2.  detik.com seperti yang kita tau bahwa ia memiliki iklan yang lumayan banyak pada website dia,sehingga mungkin kadang terlalu berlebihan bagi user yang belum terbiasa dengan website itu, karena dengan banyak nya iklan yang terpasang user mungkin akan dapat terganggu atau bahkan sedikit sulit dalam mencari informasi atau memilih informasi mana yang ingin dibaca oleh user yang mengunjungi detik.com


   3.  detik.com memiliki kesempatan dalam menarik pelanggan ataupun invenstor agar mereka dapat juga ikut memasang iklan, karena mereka pasti sebelumnya sudah berpikir sebelum memasang iklan,apakan detik.com sering dikunjungi atau tidak. Dengan banyak nya iklan yang dipasang pada detik.com, keuntungan yang diperolehpun akan semakin besar dan akan terus bertambah tiap tahun nya.


   4.  Pada saat ini mulai bermunculan website-website yang akan menjadi saingan bagi detik.com, seperti vivanews.com dan sebagainya hal ini mungkin dapat mengurangi pendapatan detik.com pertahunnya, karena udah tersedia media media lain selain detik.com yang dapat dipilih oleh user sesuai dengan keinginan dan selera mereka yang sesuai dengan apa yang disediakan dari tiap-tiap media.

5. Repulika.  Di aplikasi mobile  republika. kontennya sudah mengikuti aturan penulisan website, yaitu adanya gambar dan video, tulisan beritanya pun tidak panjang. Tapi, tidak semua berita di lengkapi dengan konten video. Website ini ditampilkan secara digital, karena website ini tidak ada bentuk fisiknya. Website ini juga interaktif karena menawarkan kolom komentar pada setiap berita, dan pengguna dapat masuk menjadi anggota dari website tersebut. Di website ini tidak ada fungsi virtual dan simulasi. Fungsi networked terdapat di website ini, karena setiap komputer yang dipunya masyarakat Indonesia dapat membuka situs ini dengan bantuan internet. Fungsi hypertextual hanya berada di halaman depan kedua situs ini yang dibuat untuk mempermudah pengguna membuka berita.



  (menurut kami ) Dari segi tampilan menu awal detik.com lebih mendominasi dengan lengkapnya  topik informasi dari pada Republika.


  
Namun ketika sudah masuk ke dalam topik berita yang kami pilih detik.com lebih sering menampilkan iklan dari pada Republika sehingga  mengganggu kenyamanan si pembaca nya.


PENANGANAN KESALAHAN DAN HELP DOKUMENTASI
Tinjauan:
• User mempunyai perbedaan kebutuhan
• User support seharusnya:
– Tersedia tetapi tidak mencolok
– Akurat dan kuat
– Konsisten dan fleksibel
• Jenis-jenis user support:
– Command Based Methods
– Context-Sensitive Help
– Tutorial Help
– On-line Documentation
– Intelligent Help
• Merancang user support harus memperhatikan:
– Presentasi
– Implementasi

Tipe-tipe Kesalahan (Errors):
• Kesalahan Persepsi
• Kesalahan Kognitif
• Kesalahan Motor (Gerak)

Tipe-tipe Slip:
• Kesalahan Capture
• Kesalahan Deskripsi
• Kesalahan Data Driven
• Pengaktifan Asosiatif
• Hilangnya Pengaktifan
• Kesalahan Mode

Panduan Pencegahan Kesalahan
– Menghapus mode-mode atau menyediakan petunjuk yang terlihat
untuk mode-mode tersebut.
– Gunakan teknik koding yang baik (warna, gaya).
– Memaksimalkan pengenalan, mengurangi hafalan.
– Merancang urutan gerak atau perintah yang tidak sama.
– Mengurangi kebutuhan untuk mengetik.
– Uji dan memantau kesalahan-kesalahan dan memperbaikinya.
– Memungkinkan pertimbangan ulang aksi-aksi yang dilakukan oleh
user, misalnya memindahkan file dari recycle bin.

Panduan Recovery Kesalahan
– Menyediakan tipe-tipe tanggapan yang sesuai.
– Query: bertanya pada user apa yang sudah dilakukan, kemudian
melegalkan tindakan yang salah.
– Menyediakan fungsi “undo” dan pembatalan dari proses yang sedang
berjalan.
– Meminta konfirmasi untuk perintah yang drastis dan bersifat merusak.
– Menyediakan pengecekan yang beralasan pada masukan data.
– Mengembalikan kursor ke area kesalahan, memungkinkan untuk
melakukan perbaikan.
– Menyediakan beberapa kecerdasan buatan.
– Menyediakan akses cepat kepada bantuan untuk konteks-sensitif.

JENIS-JENIS DARI DOKUMENTASI/HELP
– Tidak pernah suatu penggantian untuk desain tidak baik, tetapi
penting.
-Sistem sederhana, user memanggil dan menggunakannya, lalu memberikan nama.
– Hampir sebagian sistem dengan banyak fitur membutuhkan
help/bantuan.
Jenis-jenis Bantuan:
– Tutorial
– Review/Referensi yang cepat
– Manual Referensi (Penjelasan lengkap)
– Bantuan untuk context-sensitive (spesifikasi tugas)

Ada sebagian pendapat menyatakan bahwa sistem yang interaktif dijalankan tanpa membutuhkan bantuan atau training. Hal ini mungkin ideal, akan tetapi jauh dari kenyataan. Pendekatan yang lebih membantu adalah dengan mengasumsikan bahwa user akan membutuhkan bantuan pada suatu waktu dan merancang bantuan (help) ke dalam sistem.
Empat Jenis Bantuan Yang Dibutuhkan User:
• Quick Reference
• Task-Spesifik Help
• Full Explanation
• Tutorial

Kebutuhan Dari User Support:
• Availability
• Accuracy dan Compieteness
• Consistency
• Robustness
• Flexibility
• Unobtrusiveness

Knolwledge Representation: User Modelling
• Quantification
• Stereotypes
• Overlay Models

Knowledge Representation: Domain dan Task Modelling
Pendekatan yang umum dari masalah ini adalah untuk mewakili tugas user dari urutan perintah yang tersedia untuk mengeksekusinya. Sebagaimana pada tugas user, command digunakan untuk membandingkan urutan tugas yang telah disimpan dan mencocokkan dengan urutan tepat. Jika urutan command user tidak cocok, maka dibutuhkan bantuan. Pendekatan ini digunakan pada sistem PRIAM.
Knowledge Representation: Modelling Advisory Strategy
Sistem ini kadang disebut dengan intelligent help yang membuat modelling advisory atau strategi tutorial. Pada sistem ini tidak hanya membolehkan memilih nasehat yang cocok untuk user, tetapi juga menggunakan metode yang cocok.

Teknik Untuk Knowledge Representation
Terdapat empat grup utama dari teknik yang digunakan dalam knowledge representation untuk intelligent help system:
1. Rule Based Techniques
2. Frame Based Techniques
3. Network Based Techniques
4. Examples Based Techniques

Masalah dengan Knowledge Representation dan Modelling
Pengetahuan mewakili suatu issue pusat dalam intelligent help system, tetapi tidak tanpa masalah itu sendiri, pengetahuan kadang sulit didapatkan, terutama jika ada domain expert tidak tersedia. Masalah lain adalah menginterpretasikan informasi yang cocok.
Masalah lain:
– Inisiatif
– Effect
– Scope

Merancang User Support System
Terdapat banyak cara untuk merancangnya dan semua itu diserahkan pada perancang untuk memilih cara yang terbaik akan tetapi hal yang perlu diperhatikan adalah:
– Perancangan seharusnya tidak seperti “add-on” pada sistem. Secara ideal seharusnya merupakan bagian integral dalam sistem.
– Perancangan harus memperhatikan isi dari bantuan dan konteks sebelum teknologi tersedia.
Masalah Presentasi
– How is help request?
– How is help displayed?
– Effective presentation of help

Masalah Implementasi
– Para perancang harus membuat keputusan untuk implementasi berupa secara fisik maupun pilihan yang tersedia untuk user. Keputusan ini sudah termasuk dalam pernyataan command operating system, apakah berbentuk meta-command atau aplikasi. Hambatan fisik berupa screen space, kapasitas memori dan kecepatan.
– Masalah lain adalah bagaimana struktur data bantuan: apakah berbentuk single file, hierarchy file atau database.
                                                                                       

Minggu, 26 Maret 2017

Interaksi Manusia Dan Komputer


Interkasi yang berarti komunikasi dua arah atau lebih yang saling mempengaruhi satu sama lain, dan imk(interkasi manusia dan komputer) adalah komunikasi dua atau lebih antara manusia dan komputer yang saling mendukung untuk mencapai tujuan tertentu. Ada juga imk yang berarti ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia.

            Tujuan dari interaksi manusia dan komputer sendiri untuk membuat operasional komputer menjadi lebih mudah, lebih nyaman dan lebih ramah (user friendly). Keamanannya bisa semakin meningkatnya teknologi informasi, maka faktor keamanan sangat penting untuk ditambahkan ke dalam sistem. Efektifitas dan efisensi sistem sangat mempengaruhi produktifitas kerja dari penggunannya.

            Ruang lingkup IMK meliputi 3 komponen, yaitu Manusia, Komputer, Dan Interkasi. Yang pertama Manusia, Manusia sebagai pengguna komputer yang memiliki karakteristik masing-masing sesuai dengan kebutuhan serta kemampuannya didalam menggunakan komputer itu.Yang kedua Komputer, Komputer adalah suatu perlatan elektronik yang didalamnya meliputi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Yang ketiga Interaksi, manusia serta komputer berinteraksi lewat masukkan serta keluaran melalui antarmuka (interface).

            Ada juga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari contohnya seperti, Penggunaan Automatic Teller Machine (ATM). Pada ATM yang biasa kita jumpai di banyak tempat bisa kita sebut sebagai Interaksi Manusia dan Komputer. Pada ATM kita dapat melihat sebuah sistem interface atau antarmuka, kita bisa melihat menu-menu pada layar ATM, seperti melakukan transfer, cek saldo, dan sebagai berikut.

            Yang kedua Penggunaan Komputer, Kenapa? Tanpa kita sadari, kita telah berinterkasi dengan sebuah layar monitor, dan dalam bentuk menekan tombol berupa angka dan hurf yang ada pada komputer dan menyentuh/menggeser melalui touch pad yang kemudia hasil inputan ini akan tertampil pada layar monitor.

Sumber :




Rabu, 02 November 2016

Manajemen Proyek Konsep Dan Implementasi

Siklus Hidup Proyek
Proyek,  seperti  halnya produk, akan  mengikuti tahap -tahap tertentu  dalam  perkembangannya.  Dalam  setiap tahap akan  ada  karekteristik tertentu dalam  hal  besarnya usaha(biaya  yang dikeluarkan),  tingkat ketidakpastian,  potensi konflik yang ada, potensi risiko yang ada, dan sebagainya.
Dalam hal perkembangan produk, hampir semua orang setuju akan tahap-tahap yang dilalui. Perkembangan produk biasanya diawali dengan riset dan pengembangan (R &D),  dilanjutkan dengan pembuatan desain, pengenalan ke pasar, pertumbuhan, matang, penurunan sampai produk tersebut mencapai tahap mati dan tidak diproduksi lagi.
Setiap proyek biasanya akan  melewati  tahap-tahap  yang mempunyai pola tertentu. Pola itu yang dinamakan  siklus hidup proyek. Tahap-tahap itu dianalogikan dengan apa yang terjadi dalam siklus perkembangan produk. Secara garis besar tahap-tahap proyek bisa dibagi menjadi:
1. Tahap Konsepsi
2. Tahap Perencanaan
3. Tahap Eksekusi
4. Tahap Operasi
Proposal  Proyek
Kontraktor perlu mengeluarkan sejumlah biaya dan waktu untuk menyiapkan proposal. Maka penyiapan proposal perlu ditangani oleh manajemen puncak. Pembuatan proposal adalah pekerjaan penting yang harus dilakukan sebelum suatu proyek didapatkan. Secara ringkas proposal proyek harus mengandung beberapa pokok isi sebagai berikut:
1. Surat pengantar
2. Ringkasan Eksekutif (Executive  Summary)
3.  Bagian Teknis
4. Manfaat/Keuntungan yang Akan Diperoleh
5. Jadwal
6. Bagian Keuangan
7. Bagian Legal
8. Kualifikasi Manajemen
  
Organisasi Proyek
Selama  struktur  organisasi  yang  ada  mampu  menangani pekerjaan-pekerjaan yang ada maka struktur lama tidak  perlu berubah. Jika  tugas  mulai  berkembang,  kondisi  lingkungan berubah,  teknologi berubah,  tingkat kompetisi  berubah  dan  struktur  yang  ada mulai kewalahan menghadapinya, maka perlu dilakukan perubahan struktur organisasi. Secara umum terdapat  beberapa dasar penyusunan struktur organisasi, yakni:
Berdasarkan produk
Berdasarkan lokasi
Berdasarkan proses
Berdasarkan pelanggan, dan Berdasarkan Fungsi
Beberapa  perusahaan  besar  memakai  metode  campuran  untuk berbagai  tingkatan  organisasi  yang  berbeda.  Pada  tingkat  puncak didasarkan  pada  lokasi,  kemudian  di  tiap  cabang  didasarkan  pada produk  dan  seterusnya. Ketika  suatu  proyek  dimulai, ada  dua  persoalan muncul.  Yang  pertama,  keputusan  harus  dibuat  tentang  bagaimana organisasi proyek melekat pada  organisasi induk.  Kedua, berhubungan dengan bagaimana proyek harus di organisasikan.

Tim Proyek
Pengertian  tim  proyek  adalah  semua  personil  yang tergabung  dalam organisasi  pengelola proyek.  Ada personil  fungsional dari  organisasi induk,  ada  juga  personil  yang  menjadi  inti  dari tim.  Tim inti  hanya  bertanggung jawab  ke  manajer  proyek,  sedangkan  personil fungsional  melapor kepada kedua atasan ,  yakni  manajer  fungsional  dan manajer proyek . Tim  inti  sering  disebut  juga  dengan  project  office.  Project office  menunjukkan  dua  pengertian:  tempat  fisik di mana  tim  proyek berkumpul  dan  seluruh  staf  pendukung  manajer  proyek . Pekerjaan  pendahuluan  proyek  biasa  dilakukan di  kantor  pusat.  Sedangkan  anggota  tim  yang  lain  bertempat  di  lokasi proyek dengan  dipimpin  oleh seorang  manajer  lapangan .  Tugas  utama tim  dalam  kelompok ini  adalah  melaksanakan  pekerjaan  konstruksi/pembangunan dan  pekerjaan-pekerjaan  lain  yang  berhubungan dengan pekerjaan konstruksi ini.
Peran Manajer Proyek
Dalam  proyek  peran  Manajer  Proyek  sangat  penting  dan  menjadi sentral,  di  mana tanpa  adanya  MP  maka tidak  akan  ada  mana jemen proyek .  Peran  yang  dimiliki  seorang  MP  adalah  sebagai  integrator, komunikator,  pembuat  keputusan,  motivator,  enterpreneur  dan  agen perubah.
Manajer  proyek  berperan  untuk  mengintegrasikan  beberapa kegiatan  yang  berbeda  untuk  mencapai  tujuan  tertentu .  Sebagai orang utama  dalam  manajemen  proyek,  ia  mengintegrasikan  apa  saja  dan siapa  saja  untuk  mencapai  performansi  yang  ditargetkan .  Manajer proyek  juga  seorang  komunikator.  Dengan  ini  berarti ia menjadi  tempat terakhir  menujunya  laporan-laporan,  memo,  permintaan  dan  keluhan . la  mengambil input  dari banyak sumber,  mengolah dan menyampaikan informasi ke beberapa pihak .  la  harus menyaring ,  mengolah meringkas dan  menyampaikan informasi  untuk  memastikan  bahwa semua  orang yang  punya  peran  dalam  proyek  mengetahui  informasi  mengenai kebijaksanaan,  tujuan anggaran, jadwal kebutuhan dan perubahan yang ada dalam proyek sesuai dengan peran yang  dipunyai.
·        Tanggung jawab Manajer Proyek
Tanggung jawab  utama  seorang  MP  adalah  menyerahkan  hasil akhir  proyek  dalam kriteria waktu,  biaya  dan performansi yang  telah ditetapkan,  termasuk  profit  yang  ditargetkan.  Tanggungjawab  yang lain  sangat  bergantung  pada  ukuran  proyek,  kemampuan  MP,  asal proyek,  dan  tugas-tugas  yang  didelegasikan  oleh  pihak  manajemen yang diatasnya.
·        Secara garis besar tanggungjawab manajer proyek adalah:
1.  Merencanakan  kegiatan-kegiatan  dalam  proyek,  tugas-tugas  dan hasil  akhir,  termasuk  pemecahan  pekerjaan,  pen jadwalan  dana penganggaran.
2.  Mengorganisasikan, memilih dan  menempatkan  orang-orang  dalam tim proyek. Mengorganisasikan dan mengalokasikan sumberdaya.
3.  Memonitor status proyek.
4.  Mengidentif ikasi masalah-masalah teknis.
5.  Titik temu  dari para kunstituen:  subkontraktor, user, konsultan, top management.
6.  Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam  proyek.
7.  Merekomendasikan  penghentian  proyek  atu  pengerahan  kembali sumber daya  bila tu juan tidak tercapai.

·        Memilih Manajer Proyek
Setidaknya  dapat  dikelompokkan  menjadi  empat  kategori kualifikasi  yang harus dipunyai untuk  menjadi seorang  Manajer  Proyek yang berhasil. Keempat kategori itu adalah:
1.  Karakteristik Personal
2.  Keterampilan Perilaku
3.  Keterampilan Bisnis
4.  Kemampuan teknis

Rabu, 05 Oktober 2016

PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI ONLINE BISNIS


1.     Pendahuluan

Pada zaman perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, informasi sangat amat dibutuhkan oleh banyaknya perusahaan dalam mendukung peningkatan kinerja. Perusahaan sering membuat suatu proyek untuk mengembangkan usaha sehingga membutuhkan sistem informasi dalam mencapi tujuan dan sasaran. Informasi dapat disediakan melalui komputer dengan bantuan perangkat lunak.

Perangkat lunak digunakan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan transaksi ke perusahaan. Dengan demikian perusahaan harus melakukan perkembangan dan membuat perangkat lunak yang dapat mendukung kegiatan operasional agar kegiatan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Salah satu cara agar perkembangan perangkat lunak dapat berjalan dengan baik dan lancar, yaitu menggunakan teknik manajemen proyek sistem informasi.

Dalam membuat suatu proyek sistem informasi, peneliti menganggap bahwa awal keberhasilan suatu proyek haru dimulai dengan perencanaan dan penyusunan tahap yang benar serta tahap yang sistematis. Proyek merupakan suatu aktivitas yang baru sehingga tingkat ketidakpastian dan risikonya juga sangat tinggi. Karena tingginya ketidakpastian tersebut, akan lebih sulit untuk memperkirakan tingkat sumber tenaga dan mempersulit perkiraan waktu yang dikehendaki untuk menyelesaikan suatu proyek.

Pelaksanaan proyek diharapkan dapat dilakukan dengan baik dan terarah maka selama masa pengembangan perlu dilakukan monitoring dan pengendalian untuk mengetahui apakah proyek tersebut sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang diinginkan. Jika terdapat penyimpangan diharapkan segera dideteksi dan dapat segera diambil langkah perbaikan  (antisipasi). Hal itu karena jika ridak maka akan mengahambat pelaksanaan proyek dan menyebabkan waktu dan biaya yang tidak sesuai dengan estimasi yang diharapkan. Dengan pengawasan yang baik, dapat dilakukan tindakan pencegahan (preventive) terhadap kecenderungan penyimpangan yang mungkin dapat dan akan terjadi. Pelaksanaan proyek juga harus terukur dengan baik berdasarkan waktu tempuh pelaksanaan tugas, realisasi anggaran dan pencapaian sasaran tugas. Hal itulah yang menentukan pencapaian sasaran proyek secara keseluruhan.

Manajemen proyek yang baik turut menentukan keberhasilan perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengakhiri proyek. Manajemen proyek yang baik juga harus dapat mengenal apakah suatu proyek dapat memberikan keuntungan atau tidak. Keuntungan tidak hanya diukur dari jumlah uang yang diterima melainkan tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan sistem tersebut.



2.     Metode Penelitian
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, peneliti akan menggunakan beberapa metode yang lebih terarah dan mendukun serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Metode tersebut meliputi metode pengumpulan data metode analisis data.
Ada beberapa cara yang digunakan pada metode pengumpulan, yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan merupakan suatu penelitian dengan cara mempelajari buku sebagai pedoman dalam perancangan, literatur yang berhubungan dengan sistem monitoring rencana kerja dan anggaran, serta catatan yang diperoleh selama perancangan sistem.
Studi lapangan yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk memperoleh informasi di luar studi kepustakaan, antara lain observasi langsung adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan cara mengamati secara langsung objek yang sedang diteliti, dalam hal ini dilakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan operasional perusahaan; Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data dengan cara tanya-jawab secara langsung dengan objek yang akan diteliti.
Dalam metode analisa data dapat dilakukan dengan mengolah data yang ada dengan cara sebagai berikut: Membuat Work Breakdown Stucture (WBS) sebagai langkah yang akan dilaksanakan dalam proyek Online Bisnis; Menggunakan diagram jarinan kerja dalam bentuk CPM untuk mengestimasi waktu yang digunakan dalam proyek; Menggunakan Microsoft Project untuk merancang penjadwalan proyek mengenai waktu, tahapan kegiatan dan predecessors.
3.     Pembahasan
Tujuan bisnis pembuatan proyek Online Bisnis adalah menyediakan suatu fasilitas bagi pengguna untuk melakukan transaksi bisnis, seperti transaksi jual, transaksi beli, pembatalan, monitoring status order jual beli secara realtime, pengecekan portofolio, menampilkan pengembangan history transaksi, dan monitoring transaksi secara  realtime. Dengan melakukan pengembangan pada sistem tersebut sangat diharapkan dapat menguranginya kesalahan yang akan terjadi pada saat pengguna melakukan transaksi.

Dalam pengembangan proyek Online Bisnis yang akan dilaksanakan, perusahaan harus menentukan posisi Project Leader yang umumnya ditempati oleh manajer departemen IT perusahaan. Pra-perencanaan dan pengumpulan data proyek yang diperlukan, dilakukan mulai dari perusahaan beralih kepemimpinan. Setelah pra-perencanaan dan pengumpulan data proyek telah selesai, dilakukan perencanaan oleh Project Leader kemudian langsung membentuk tim proyek yang dibagi menjadi empat bagian, yaitu bagian server side, client side, database/network dan analysis/design. Setelah pembagian tim proyek, Project Leader langsung melakukan pembagian tugas kepada masing-masing bagian dalam tim proyek.

Kebutuhan layanan yang dibutuhkan dalam Online Bisnis adalah sebagai berikut: dapat mempermudah dalam memantau atau memonitor transaksi secara realtime; Dapat mempermudah dalam melakukan eksekusi jual maupun beli, perubahan, pembatalan, dan pemantauan status order jual beli secara realtime.

Ada beberapa faktor kunci kesuksesan dalam pengembangan proyek Online Bisnis terdiri dari, Pertama, Misi Proyek. Tujuan bisnis pembuatan proyek Online Bisnis adalah menyediakan suatu fasilitas bagi nasabah untuk eksekusi jual, eksekusi beli, perubahan transaksi, pembatalan dan monitoring status order jual beli secara realtime, pengecekan portofolio, menampilkan history transaksi, dan monitoring transaksi secara realtime. Kedua, Dukungan dari Manajemen Atas. Pelaksanaan pada proyek Online Bisnis terdapat dukungan dari Manajemen Atas berupa penyediaan sumber daya yang diperlukan.

Ketiga, Perencanaan dan Penjadwalan. Proyek Online Bisnis  memiliki perencanaan dan jadwal secara keseluruhan, jadwal pengerjaan proyek yang dibuat menggunakan Gannt Chart, WBS (Work Breakdown Stucture) dan CPM(Critical Path Method). Keempat, Personel dan Kemampuan Teknis. Pada pelaksanaan proyek dilakukan pemilihan personel, negosiasi, merekrut, serta pembinaan tim kerja yang efektif yang memilik kemampuan teknis dan menguasai teknologi yg dikerjakan. Kelima, Pemantauan, Pengendalian dan Feedback. Pada proses ini dilakukan pemantauan, pengendalian dan feedback guna mengetahui sejauh mana hasil pelaksanaan dibandingkan dengan perencanaan, terutama anggaran. Dengan demikian, dapat diadakan koreksi sesuai keperluan.

Dalam Proyek Online, aktivitas dibagi menjadi beberapa kegiatan utama dan sebagian kegiatan utama tersebut memiliki kegiatan pendukung. Pertama, Planning. Pada tahap ini perusahaan melakukan perencanaan dan pengumpulan data yang diperlukan untuk proyek. Kedua, Initiation. Pada tahap ini perusahaan menyediakan dan menyaiapkan seluruh hardware untuk mendukung pembuatan proyek Online. Ketiga, Desain. Pada tahap ini dilakukan perancangan dan desain terhadap fitur yang diinginkan oleh perusahaan.

Keempat, Coding. Pada tahap ini dilakukan pembuatan coding pada desain yang sudah ada. Kelima, Testing. Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap fitur yang telah dibuat, apakah telah berjalan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan yang direncanakan. Selain itu, dilakukan pelatihan kepada bagian Client dan bagian Server. Dari pembahasan tersebut, dapat diperkirakan beberapa risiko yang mungkin terjadi dalam pembuatan dan pelaksanaan proyek, diantaranya sebagai berikut. Pertama, mundurnya waktu pengerjaan proyek. Proyek dapat semakin panjang pengerjaan nya apabila coding sering terjadi error.

Kedua, membengkaknya biaya proyek. Hal ini terjadi jika adanya anggota mengundurkan diri atau penambahan selama proyek sedang berlangsung. Ketiga, keterlambatan penerimaan hardware. Terjadi jika Supplier terlambat mengirimkan hardware atau hardware yang dipesan di semua supplier memilikinya. Keempat, terjadinya keterlambatan pemasangan communication line dari pihak vendor.

Dari identifikasi risiko yang telah diuraikan, solusi yang dapat disarankan adalah selalu melakukan pengetesan terhadap setiap modul coding yang telah diselesaikan; Project Leader memberikan pengarahan mengenai proses bisnis yang ada; Membuat perjanjian kontrak kerja dengan tim kerja proyek; Memaparkan semua kendala yang ada selama pengerjaan proyek dan mencari solusi bersama; Melakukan perjanjian dengan pihak supplier mengenai tanggal pengiriman hardware; Mencari alternatif dari supplier lain yang memiliki hardware yang diperlukan; Meminta konfirmasi kepada vendor mengenai jadwal pemanasan communication line.

4.      Penutup

Berdasarkan pengerjaan proyek sistem informasi Online Bisnis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal, antara lain dalam pelaksanaan proyek Online Bisnis terdapat enam tahapan yang terdiri dari Planning, Initiation, Design, Coding, Testing, Implementation; Komposisi dari tim proyek Online Bisnis terdiri dari Project Leader, Server Side, Client Side, Database/Network, Analysis/Design; Pengendalian terhadap proyek Online Bisnis harus dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keberhasilan berkembangnya proyek.

5.     Daftar Pustaka

Anthony, Robert N. And Vijay Govindarajan. 2007. Management Control System. International Edition, Edisi-12. New York: McGraw – Hill.

Nicholas, John. M. 2001. Project Management for Business and Technology. New Jersey: Prentice Hall.

Pressman, Roger S. 2003. Software Engineering: A Practitioners Approach. New York: McGraw – Hill.

Santoso, Budo. 2003. Manajemen Proyek. Jakarta: Guna Widya.

Soeharto, Iman. 2001. Manajemen Proyek dari Konseptual Sampai Operasional. Jilid 2. Edisi ke-2. Jakarta: Erlangga.






Sabtu, 17 Oktober 2015

Softskill 2


PENDAHULUAN

 

A.          LATAR BELAKANG


Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses akuntansi yang memberikan gambaran tentang keadaan posisi keuangan, hasil usaha, serta perubahan dalam posisi keuangan suatu perusahaan. Laporan keuangan juga merupakan kesimpulan dari pencatatan transaksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Laporan keuangan adalah media yang paling penting untuk menilai kondisi ekonomi dan prestasi manajemen. Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan  (SAK) yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). SAK memberikan fleksibilitas bagi manajemen dalam memilih metode maupun estimasi akuntansi yang dapat digunakan. Wardhani (2008) menyatakan fleksibilitas tersebut akan mempengaruhi perilaku manajer dalam melakukan pencatatan akuntansi dan pelaporan transaksi keuangan perusahaan.
Diharapkan dengan analisis ini dapat diketahui gambaran keadaan keuangan perusahaan, sehingga interpretasi pengguna laporan terhadap laporan keuangan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan,terutama bagi direktur dalam rangka menetapkan kebijakan, menyusun rencana yang lebih baik, serta menentukan kebijaksanaan yang lebih tepat agar prestasi manajemen semakin baik pada tahun-tahun berikutnya. Mengingat pentingnya analisis terhadap laporan keuangan sebagai alat bantu serta sumber informasi dalam menilai kondisi keuangan serta prestasi (keberhasilan) suatu perusahaan bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti yang telah diuraikan di atas, maka peneliti sangat tertarik untuk mendalami dan membahas topik tentang “ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PT. INDOMOBIL SUKSES INTERNASIONAL Tbk”.

B.            IDENTIFIKASI MASALAH

Analisis laporan keuangan mempunyai ruang lingkup yang sangat luas dan untuk membatasi ruang lingkup permasalahan di atas, maka penulis hanya akan membahas tentang analisis kinerja keuangan dengan menggunakan Current Ratio (CR), Retrun on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) untuk menilai kinerja perusahaan pada PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk pada tahun 2011-2012. Adapun  data yang akan dipakai adalah neraca dan laporan laba rugi.

C.           RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka perumusan masalah yang ingin dikemukakan untuk melakukan penelitian lebih lanjut adalah sebagai berikut :
-          Apakah Kinerja perusahaan pada PT. Indomobil Sukses Internasional mengalami peningkatan pada periode 2011-2012 ditinjau dari laporan keuangan dengan menggunakan analisis Current Ratio, Retrun on Assets dan Debt to Equity Ratio?

D.           TUJUAN PENELITIAN

Dari rumusan masalah yang telah diuraikan sebelumnya, maka tujuan penelitian yang ingin dikemukakan untuk melakukan penelitian lebih lanjut adalah :
-          Untuk mengetahui kinerja perusahaan pada PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk dilihat dari Current Ratio, Retrun on Assets dan Debt to Equity Ratio.

E.            MANFAAT PENELITIAN

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini bukan hanya secara teoritis tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat secara praktis, diantaranya yaitu :

Manfaaat Bagi Perusahaan

Untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan sehingga memberikan gambaran dan pertimbangan bagi PT. Indomobil Sukses Internasional untuk mengambil keputusan di masa yang akan datang dan Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam penilaian Kinerja Keuangan instansi dan membantu dalam pengambilan keputusan untuk masalah keuangan yang dihadapi.

Manfaat Bagi Pembaca

Untuk dapat dijadikan sebagai referensi dalam menghadapi masalah yang sama dan sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan.

Manfaat Bagi Penulis

Untuk sarana menambah ilmu pengetahuan dan penerapan teori yang diperoleh dengan praktek yang sesungguhnya.

A.        LAPORAN KEUANGAN

1.         Pengertian Laporan Keuangan

Ø  Laporan keuangan merupakan data akuntansi yang dapat memberikan informasi yang relevan bagi investor, kreditur atau pihak lain dengan mengambil keputusan ekonomi.
Ø  Laporan keuangan adalah sebuah laporan yang diterbitkan oleh perusahaan bagi pemakai laporan keuangan. Laporan ini memuat laporan keuangan dasar dan juga analisis manajemen atas operasi tahun lalu dan pendapat mengenai prospek-prospek perusahaan di masa yang akan datang.

2.         BAGIAN-BAGIAN LAPORAN KEUANGAN

Bagian-bagian dari laporan keuangan meliputi :
1. Neraca (Balance Sheet), menyajikan aktiva pada sisi sebelah kiri,yang merupakan alokasi dari dana,kewajiban dan ekuitas pada sebelah kanan yang merupakan sumber dana perusahaan.
2. Laporan Laba Rugi (Income Statement), Laporan yang mengikhtisarkan pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama satu periode akuntansi,biasanya setiap satu kuartal atau satu tahun.
3. Laporan Laba Ditahan (Statement of Shareholders Equity), menyajikan perubahan-perubahan pada pos-pos ekuitas untuk mengidentifikasi alasa perubahan klaim pemegang ekuitas atas aktivanya.
4.    Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flow), Tujuan dari pembuatan laporan arus kas ini adalah:
a.  Memberikan informasi mengenai penerimaan dan pembayaran kas perusahaan selama periode tertentu.
b.  Memberikan informasi mengenai efek kas dari tiga kategori aktivitas yaitu aktivitas investasi,aktivitas pendanaan,aktivitas operasi.

3.         TUJUAN LAPORAN KEUANGAN

APB Statement No.4 berjudul Basic Concepts and Accounting Principles Underlying Financial Statements Business Enterprises. Laporan ini bersifat deskriptif, dan laporan ini banyak mempengaruhi studi-studi berikutnya tentang tujuan laporan keuangan. Dalam laporan ini, tujuan laporan keuangan di golongkan sebagai berikut :

1.         Tujuan Khusus
Tujuan khusus laporan keuangan adalah untuk menyajikan laporan posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar sesuai dengan GAAP
2.         Tujuan Umum
·      Memberikan informasi yang terpercaya tentang sumber-sumber ekonomi, dan kewajiban perusahaan
Ø  Kekayaan bersih yang berasal dari kegiatan usaha dalam mencari laba
Ø  Menaksir informasi keuangan yang dapat digunakan untuk menaksir potensi perusahaan dalam menghasilkan laba
Ø  Memberikan informasi yang diperlukan lainnya tentang perubahan harta dan kewajiban
Ø  Mengungkapkan informasi relevan lainnyayang dibutuhkan para pemakai laporan.

A.       SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN


PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Perseroan) merupakan suatu kelompok usaha terpadu yang memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yang terkemuka di Indonesia. Perseroan didirikan pada tahun 1976 dengan nama PT. Indomobil Investment Corporation dan pada tahun 1997 dilakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT. Indomulti Inti Industri Tbk
Sejak saat itulah status Perseroan berubah menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk, dengan kantor pusatnya di Wisma Indomobil I, lantai 6, Jl. MT. Haryono Kav 8, Jakarta Timur - 13330.
Bidang usaha utama Perseroan dan anak perusahaan meliputi: pemegang lisensi merek, distributor penjualan kendaraan, layanan purna jual, jasa pembiayaan kendaraan bermotor, distributor suku cadang dengan merek IndoParts, perakitan kendaraan bermotor, produsen komponen otomotif serta kelompok usaha pendukung lainnya.
Semua produk dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan dengan standar kualitas yang dijamin oleh perusahaan prinsipal serta didukung oleh layanan purna jual yang prima melalui jaringanjaringan 3S (Sales, Service, dan Spareparts) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perseroan mengelola merk-merk terkenal dengan reputasi internasional yang meliputi Audi, Foton, Great Wall, Hino, Kalmar, Liugong, Manitou, Nissan, Renault, Renault Trucks, Suzuki, Volkswagen, Volvo, Volvo Trucks, dan Mack Trucks.
Produk-produk yang ditawarkan meliputi jenis kendaraan bermotor roda dua, kendaraan bermotor roda empat, bus, truk, forklift, dan alat berat lainnya. Melalui sinergi dari 4.224 karyawan tetap yang tersebar di seluruh anak perusahaan di Indonesia telah mampu menopang Perseroan menjadi salah satu perusahaan di bidang Otomotif yang terkemuka.
Perseroan secara terus menerus mengembangkan kemampuan, pengetahuan, ketrampilan, dan pemahaman nilai-nilai yang secara terus menerus dijalankan melalui program pelatihan baik yang diselenggarakan di dalam maupun di luar Perseroan, program konseling, coaching, seminar, dan praktek kerja lapangan (on the job training).Pengembangan kompetensi, dan jenjang karir, telah menjadi satuprioritas kegiatan Perseroan dan telah dikemas dalam suatu sistem yang dievaluasi secara terus menerus. Usaha keras tersebut membuahkan hasil yang sangat baik melalui pencapaian laba bersih Perseroan sebesar Rp. 448,67 milyar dalam tahun buku 2010 ini.

     Kesimpulan

Laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.  Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.
Prosedur dalam analisis laporan keuangan :
1. Input : Laporan keuangan dan data lainnya
2. Metode dan teknik analisis laporan keuangan
3. Output : Informasi yang berguna bagi pengambilan Keputusan.
Syarat-syarat yang harus dipenuhi didalam membuat Laporan Keuangan: Relevan ,Dapat dimengerti , Daya uji , Netral ,Tepat waktu ,Daya banding, Lengkap. Laporan keuangan juga memiliki keterbatasan. Terdapat empat jenis laporan keuangan utama, yakni neraca (laporan perubahan posisi keuangan), laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas.

Sumber :